Korban Tewas Kecelakaan Mobil Damkar Kabupaten Pangkep Bertambah Jadi 3 Petugas

Proses pemakaman salah satu petugas Damkar Pangkep yang meninggal saat bertugas, di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu, 30 September 2026.

Korban Tewas Kecelakaan Mobil Damkar Kabupaten Pangkep Bertambah Jadi 3 Petugas

Muhammad Syawaluddin • 1 October 2026 11:39

Makassar: Korban kecelakaan armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, bertambah menjadi tiga orang. Satu petugas kembali meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pangkep Hapiluddin mengatakan, petugas yang meninggal dunia bernama Jamaluddin, 32. Ia mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

"Tadi pagi kami mendapat informasi, bahwa salah seorang saudara kami atas nama Jamaluddin meninggal dunia," katanya di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis, 1 Oktober 2026.

Hapiluddin mengatakan, seluruh jenazah korban kecelakaan armada Damkar Pangkep telah dimakamkan oleh keluarga masing-masing. Sementara itu, empat petugas lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Ketiga jenazah almarhum sudah dimakamkan di pekuburan keluarga masing masing," ujarnya.

Hapiluddin menjelaskan, empat petugas Damkar yang selamat masih mendapatkan penanganan medis. Tiga di antaranya dirawat di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, karena mengalami luka serius.
 


"Yang ketiga ini masih di rawat di rumah sakit Wahidin mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala dan sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit wahidin dan informasi terbaru yang kami dapatkan bahwa alhamdulillah kondisi ketiga korban sudah sadar dan membaik," jelasnya.

Sementara satu petugas lainnya, Ardi, menjalani perawatan di Rumah Sakit Batara Siang Pangkep. Kondisinya dilaporkan membaik setelah mengalami luka yang relatif lebih ringan dibandingkan korban lainnya.

"Yang dirawat di Rumah Sakit Batara Siang pangkep, atas nama Ardi, alhamdulillah mengalami luka ringan dan masih dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Sementara itu, Banit Gakkum Lantas Polres Pangkep Aiptu Adi Suryadi mengatakan, kepolisian masih menyelidiki kecelakaan yang melibatkan armada Damkar tersebut. Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa para korban yang selamat serta saksi-saksi di lokasi kejadian.


Potongan video saat armada Damkar Pangkep kecelakaan. Dokumentasi/ Istimewa


"Laka lantas ini sementara dalam penyelidikan, jadi otomatis kami harus periksa semua penumpang yang masih hidup dan saksi-saksi di lokasi kejadian. Jadi untuk penanganan masih dalam proses penyelidikan," tegasnya.

Sebelumnya, armada Damkar Kabupaten Pangkep mengalami kecelakaan ketika dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran lahan di wilayah Desa Gentung.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.45 Wita di Jalan Poros Makassar–Parepare, Kecamatan Labakkang. Saat itu, tujuh personel Damkar berada di dalam kendaraan untuk menuju lokasi kebakaran.

Sebelum Jamaluddin meninggal dunia, kecelakaan tersebut telah menyebabkan dua personel Damkar Pangkep meninggal dunia, yakni Ince Irwan, 38, dan Rusman Hadi, 27.

Dengan meninggalnya Jamaluddin saat menjalani perawatan, jumlah korban meninggal dalam kecelakaan armada Damkar Pangkep menjadi tiga orang. Sementara empat petugas lainnya masih menjalani perawatan medis.

(Whisnu M)