Ilustrasi-Asap masih mengepul di sejumlah titik kebakaran kawasan hutan di Gunung Lawu, Jawa Tengah.(Dok. BPBD Karanganyar )
BNPB Duga Karhutla di Jatim Disengaja: Titik Api Muncul Bersamaan
Lukman Diah Sari • 23 October 2026 13:48
Batu: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menduga adanya unsur kesengajaan di balik meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah gunung di Jawa Timur. Dugaan ini menguat setelah rentetan titik api ditemukan menyala secara serentak di kawasan Gunung Arjuno, Bromo, Semeru, Butak, hingga Ijen.
"Ditemukannya titik api yang muncul secara bersamaan di beberapa gunung mengindikasikan adanya unsur kesengajaan atau kelalaian manusia (man-made disaster). Oleh karena itu, aparat penegak hukum bersama satgas gabungan TNI, Polri, dan pemda akan memperketat pengawasan dan penegakan hukum guna memberikan efek jera," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, dalam keterangan resmi, Jumat, 23 Oktober 2026.
"Kejadian ini juga menelan korban jiwa, yakni lima orang petugas dan relawan pemadam kebakaran yang gugur saat bertugas," ungkap dia.

Ilustrasi-Kobaran api membakar Gunung Sumbing semakin terlihat membesar pada Rabu (21/10) malam dan semakin sulit untuk dipadamkan. (Foto: MI/Akhmad Safuan)
Saat ini, pemerintah melalui BNPB memutuskan untuk mendatangkan tambahan armada operasi udara ke wilayah Jawa Timur. Armada itu berupa satu helikopter dari Kalimantan Selatan ke Malang untuk water bombing. Kemudian satu pesawan operasi modifikasi cuaca (OMC) dari Kalimantan Barat.
Tambahan amunisi ini akan memperkuat 462 penerbangan water bombing yang sebelumnya telah digulirkan Pemprov Jawa Timur, serta melengkapi operasi teknologi drone water spray untuk area tebing curam.