Tentara Yaman mengklaim merebut posisi strategis Houthi di Marib. (Anadolu Agency)
Tentara Yaman Rebut Kembali Sejumlah Lokasi Strategis dari Houthi di Marib
Willy Haryono • 17 October 2026 13:03
Marib: Tentara Yaman mengumumkan pada Jumat, 16 Oktober 2026, bahwa pasukannya berhasil membuat kemajuan baru di front timur Provinsi Marib setelah memperluas penetrasi ke posisi-posisi Houthi dan menguasai sejumlah lokasi strategis.
Mengutip Anadolu, militer Yaman mengatakan pasukannya terus menekan kelompok Houthi dan melemahkan kemampuan mereka di front selatan dan barat. Namun, militer tidak menyebutkan posisi baru yang berhasil direbut di kedua wilayah tersebut.
Militer juga menyatakan telah melumpuhkan lebih dari 430 pejuang Houthi serta menghancurkan atau melumpuhkan lebih dari 100 kendaraan dan aset militer dalam waktu 24 jam.
Dalam pernyataan yang diunggah di Facebook, platform media sosial asal Amerika Serikat, Komando Militer Taiz yang berpihak pada tentara Yaman juga mengatakan telah menargetkan posisi Houthi di Taiz.
Komando tersebut menyebut pesawat militernya melancarkan tiga serangan udara yang menyasar posisi Houthi di pos pemeriksaan Al-Hangar serta perbukitan Al-Maqbaba dan Al-Kamil di kawasan Al-Dhabab, sebelah barat Taiz.
Sebelumnya pada Jumat, tentara Yaman mengatakan pasukannya berhasil memukul mundur serangan Houthi berskala besar di Taiz. Sedikitnya 16 pejuang tewas setelah bentrokan sengit berlangsung selama hampir delapan jam.
Bentrokan tersebut merupakan bagian dari operasi militer pemerintah bertajuk Dawn of Yemen yang diluncurkan awal bulan ini untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi, termasuk ibu kota Sanaa.
Yaman dilanda konflik sejak kelompok Houthi merebut Sanaa dan sejumlah provinsi pada 2014. Situasi itu mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi pada tahun berikutnya untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Eskalasi terbaru dimulai pada Juli setelah gencatan senjata yang disepakati pada 2022 runtuh. (Razaqa Hariz)
Baca juga: Arab Saudi Dukung Seruan DK PBB untuk Cegah Houthi Memperoleh Senjata