Arab Saudi dan AS Bahas Kerja Sama Pertahanan di Tengah Serangan Houthi

Menhan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman bersama Menhan AS Pete Hegseth. (Anadolu Agency)

Arab Saudi dan AS Bahas Kerja Sama Pertahanan di Tengah Serangan Houthi

Willy Haryono • 3 November 2026 06:37

Riyadh: Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman berbicara via telepon dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth pada Senin, 2 November 2026, yang membahas kerja sama pertahanan bilateral serta meningkatnya persoalan keamanan di kawasan, termasuk serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi.

Pangeran Khalid mengatakan kedua pihak meninjau kerja sama strategis di bidang pertahanan antara Arab Saudi dan AS.

"Kami juga membahas perkembangan regional dan global, termasuk upaya meredakan ketegangan di kawasan serta berlanjutnya serangan teroris Houthi terhadap Kerajaan," tulis Khalid melalui platform media sosial X yang dilansir Anadolu.

Pembicaraan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya permusuhan antara kelompok Houthi dan koalisi pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Arab Saudi memimpin koalisi militer untuk menghadapi Houthi sejak Maret 2015. Intervensi tersebut dilakukan setelah kelompok itu merebut ibu kota Yaman, Sanaa, dan sejumlah wilayah lainnya pada 2014.

Sebelumnya, militer Yaman mengklaim telah menetralkan hampir 500 anggota dan komandan lapangan kelompok Houthi dalam 1.272 operasi.

Operasi tersebut menjadi bagian dari upaya pasukan pemerintah merebut kembali wilayah yang dikuasai kelompok tersebut.

Dalam pernyataan melalui X, juru bicara Militer Yaman Majed al-Nuzaili mengatakan operasi itu juga menghancurkan atau merusak 169 kendaraan, peralatan, dan senjata berat Houthi.

Baca juga: Militer Yaman Klaim ‘Netralisasi’ Hampir 500 Anggota Houthi dalam 1.272 Operasi

(Willy Haryono)