Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)
Trump Lontarkan Gagasan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS
Muhammad Reyhansyah • 28 October 2026 12:14
Corpus Christi: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan gagasan bahwa Venezuela sebaiknya menjadi negara bagian ke-51 AS di tengah meningkatnya kerja sama minyak antara kedua negara.
Trump menyampaikan gagasan tersebut saat berpidato di hadapan para pendukungnya dalam kampanye pemilihan paruh waktu di Corpus Christi, Texas, Selasa, 27 Oktober 2026.
"Saya ingin berterima kasih kepada Venezuela, yang hubungannya dengan kita kini menjadi sangat, sangat baik, bahkan luar biasa," kata Trump, dikutip dari Anadolu, Rabu, 28 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Trump mengumumkan kedatangan 1 juta barel minyak Venezuela pertama yang disebutnya diberikan secara gratis berdasarkan kesepakatan antara kedua negara.
"Kemenangan bersejarah ini memberi kita kendali atas sebagian besar pasokan minyak dunia," ujarnya.
Trump menambahkan minyak tersebut akan diolah di Texas, termasuk di Corpus Christi. Ia juga mengatakan investasi telah menciptakan lapangan kerja di Venezuela dalam skala yang menurutnya sulit dibayangkan setahun sebelumnya.
"Kita membawa banyak minyak untuk diri kita sendiri, sangat banyak. Venezuela akan menjadi negara makmur, dan siapa tahu? Mungkin dalam waktu dekat negara itu akan menjadi negara bagian ke-51 yang makmur. Itu mungkin terjadi," kata Trump.
Trump kemudian kembali mengutarakan gagasan tersebut dengan mengusulkan agar Venezuela dipimpin seorang gubernur, bukan presiden.
"Mari kita wujudkan. Mari kita jadikan Venezuela negara bagian ke-51. Dan alih-alih presiden, kita akan mengadakan pemilihan gubernur. Bagaimana menurut Anda? Mereka punya banyak minyak," ujarnya.
Baca juga: AS Targetkan Produksi Minyak Venezuela Naik Jadi 1,5 Juta Barel per Hari