Ketahanan Finansial Masyarakat Dapat Dibangun lewat Cara Ini

Investasi. Foto: Ilustrasi Media Indonesia

Ketahanan Finansial Masyarakat Dapat Dibangun lewat Cara Ini

M Sholahadhin Azhar • 30 October 2026 16:56

Jakarta: Ketahanan finansial menjadi upaya masyarakat. Upaya tersebut dapat dibangun melalui beragam cara. Salah satunya, dengan menggabungkan investasi dan perlindungan diri.

"Membantu nasabah meraih peluang pertumbuhan jangka panjang, sekaligus menjaga legacy yang telah mereka bangun dengan kerja keras," kata Country Manager sekaligus Direktur Utama Allianz Life Indonesia Alexander Grenz, dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 Oktober 2026.

Alexander mengatakan kebutuhan perlindungan dan investasi perlu disesuaikan dengan kondisi serta tujuan finansial masing-masing nasabah. Apalagi, di tengah kondisi yang fluktuatif dan perubahan yang dinamis.

"Perlindungan saja tidak lagi cukup, sementara investasi tanpa perlindungan dapat membuat keluarga lebih rentan terhadap ketidakpastian finansial," tegas Alexander.

Hal ini diungkap Alexander saat mengenalkan SmartLink Guard Investa. Program itu hadir sebagai solusi agar nasabah dapat membangun ketahanan finansial dengan memadukan keduanya.

Chief Product Officer Allianz Life Indonesia Cheang Khai Au menjelaskan bahwa pemilihan produk asuransi perlu mempertimbangkan beberapa kebutuhan. Yakni, terkait perlindungan, tujuan keuangan, serta toleransi risiko nasabah.

“Setiap nasabah memiliki tujuan finansial dan toleransi risiko yang berbeda. Karena itu, satu solusi tidak bisa disamaratakan untuk semua orang," kata Cheang.
 


President Director dan Head of Indonesia AllianzGI Indonesia Aliyahdin Saugi mengatakan perbedaan tujuan investasi menjadi salah satu pertimbangan. Terutama, dalam penyediaan beragam strategi pengelolaan dana.


Jajaran elite Allianz. Foto: Istimewa

Pihaknya menghadirkan pilihan subdana dengan strategi investasi yang beragam. Mulai dari pendapatan tetap, multi-aset, hingga eksposur terhadap pasar saham regional maupun global, serta komoditas emas.

"Dengan pendekatan pengelolaan investasi yang aktif, disiplin, dan didukung riset yang mendalam, kami berupaya membantu nasabah memanfaatkan peluang investasi di berbagai kondisi pasar,” ujar Saugi.

(M Sholahadhin Azhar)