Kobaran api di lokasi serangan Houthi di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. (Anadolu Agency)
Ulama Bangladesh Meninggal Dunia dalam Serangan Houthi di Bandara Riyadh
Willy Haryono • 12 October 2026 15:45
Riyadh: Seorang ulama asal Bangladesh, Nasrullah Al-Badr, meninggal dunia dalam serangan kelompok Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, lapor sejumlah media Saudi pada Senin, 12 Oktober 2026.
Al Arabiya dan beberapa media lain merilis rekaman yang disebut memperlihatkan Al-Badr berada di bandara sesaat sebelum serangan pada Sabtu lalu. Ia berada di bandara dalam perjalanan untuk menjalankan ibadah Umrah.
Dalam rekaman tersebut, Al-Badr terlihat berada di dalam bandara sebelum ledakan menghantam terminal penumpang. Ledakan itu memicu kobaran api dan kepulan asap tebal di area tersebut.
Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) mengatakan pada Minggu bahwa 12 orang, termasuk empat warga negara Arab Saudi dan delapan warga asing, tewas dalam serangan tersebut. Sebanyak 309 orang lainnya terluka.
Jumlah korban tewas kemudian bertambah menjadi 13 setelah Kedutaan Besar India di Riyadh mengumumkan seorang warga negaranya meninggal akibat luka-luka yang diderita dalam serangan tersebut.
Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, menuduh Houthi sebagai pelaku serangan tersebut.
Ia menyebut serangan itu sebagai “sepenuhnya kejahatan perang."
Al-Maliki mengatakan Komando Gabungan Pasukan koalisi akan merespons serangan tersebut “dengan tegas dan sesuai dengan hukum humaniter internasional serta aturan-aturan kebiasaannya.”
Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya permusuhan antara Arab Saudi dan Houthi sejak Juli, termasuk serangan terhadap fasilitas penerbangan sipil dan infrastruktur energi.
Arab Saudi telah memimpin koalisi militer melawan Houthi sejak Maret 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Kelompok tersebut menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi lainnya sejak September 2014.
Baca juga: Dua Warganya Tewas, Bangladesh Kecam Serangan Houthi di Bandara Riyadh