Veronica Beatrix Jessica (23), korban hilang tenggelamnya kapal wisata, KM Feronia di Perairan TN Komodo, Selasa (13/10). (Foto. Dok Pribadi)
Korban Hilang dalam Tenggelamnya KM Feronia, Diduga Terkunci di Toilet
Media Indonesia • 14 October 2026 09:52
Manggarai Barat: Satu orang dilaporkan masih hilang dalam insiden tenggelamnya kapal wisata KM Feronia di perairan Tatawa Besar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 13 Oktober 2026. Korban merupakan seorang dive master Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Veronica Beatrix Jessica, 23.
Korban diduga terjebak di dalam toilet ketika KM Feronia tiba-tiba terbalik dan tenggelam. Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, Iptu Leonardo Marpaung, menjelaskan berdasarkan keterangan awal, korban berada di dalam toilet dengan kondisi pintu terkunci dari dalam saat kapal mendadak terbalik ke sisi kiri.“Korban (Jessica) berada di dalam toilet dalam posisi pintu terkunci dari dalam. Ketika kapal mendadak terbalik ke arah kiri, korban tidak sempat menyelamatkan diri dan ikut tenggelam bersama lambung kapal,” kata Leonardo dalam keterangannya, Selasa malam, 13 Oktober 2026.
Kapal Terbalik Saat Melintasi Pusaran Arus
Berdasarkan kronologi awal kepolisian, KM Feronia merupakan kapal jenis open deck diving dengan bobot 51 gross tonnage (GT). Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Manta Point menuju perairan Tatawa Besar dengan kecepatan sekitar 10 knot.Saat mendekati lokasi berjarak sekitar 15 meter dari pusaran arus deras, nakhoda bernama Isran sempat mengurangi kecepatan kapal menjadi 8 knot. Namun, ketika memasuki area pusaran, kapal disebut kehilangan kendali, berbalik arah, lalu terbalik ke sisi kiri sebelum akhirnya tenggelam.
Peristiwa itu membuat puluhan penumpang dan awak kapal berhamburan menyelamatkan diri ke laut. Kru kapal juga sempat membentangkan life raft untuk membantu proses penyelamatan.

Evakuasi penumpang Kapal wisata tradisional KM Feronia tenggelam di perairan Pulau Tatawa, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 13 Oktober 2026. Foto: SAR Maumere
Beruntung, dua kapal cepat, yakni speedboat Red Whale dan speedboat Mac Cruise, melintas di sekitar lokasi kejadian. Keduanya segera memberikan pertolongan awal sebelum tim SAR gabungan tiba.
Seluruh korban yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke Labuan Bajo. Tiga wisatawan asing dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis. Ketiganya adalah William Barnet (luka di kepala), Teagans Monks (luka di kaki), serta Yannick Wassmer (luka lecet di kaki).
“Ketiga korban luka merupakan warga negara asing dan sementara sedang mendapatkan perawatan medis intensif di darat. Kemudian korban yang masih dalam proses pencarian adalah WNI,” pungkas Leonardo. (MI/MM)