Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, meninjau pembangunan MRT Jakarta Fase 2A lintas Harmoni–Sawah Besar, DKI Jakarta. Foto: Antara.
Gibran Yakin Warga Mau Naik Transportasi Umum Jika Modern dan Terintegrasi
Anggi Tondi Martaon • 12 May 2026 15:10
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meyakini masyarakat akan beralih menggunakan transportasi publik apabila aman, nyaman, modern, dan terintegrasi, termasuk pada sistem moda raya terpadu (MRT) Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Gibran usai meninjau proyek MRT Jakarta Fase 2A lintas Harmoni–Sawah Besar di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026. Pengerjaan proyek tersebut telah mencapai progres 59,76 persen.
“Transportasi publik yang modern ini adalah salah satu prioritas Bapak Presiden. Saya yakin jika transportasi publiknya aman, nyaman, modern, dan terintegrasi, semua akan berbondong-bondong menggunakannya,” kata Gibran dikutip dari Antara, Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam peninjauan tersebut, RI 2 didampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat. Rombongan meninjau langsung perkembangan konstruksi bawah tanah, termasuk perjalanan melalui terowongan (tunnel) MRT.
Menurut dia, kebijakan tersebut perlu diiringi dengan peningkatan kualitas layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi kelompok rentan. “Yang paling penting sekali lagi aman dan nyaman untuk anak-anak, perempuan, ibu hamil, lansia, dan kaum difabel,” ungkap Gibran.
Selain MRT, Gibran turut mengapresiasi pengembangan transportasi publik lainnya di Jakarta. Seperti LRT Jakarta dan Transjakarta, termasuk perluasan layanan hingga wilayah aglomerasi.

Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, meninjau pembangunan MRT Jakarta Fase 2A lintas Harmoni–Sawah Besar, DKI Jakarta. Foto: Metro TV/Arbida.
“Sekarang Transjakarta juga sudah melayani wilayah aglomerasi,” ujar Gibran.
Berdasarkan data per 25 April 2026, pembangunan MRT Jakarta Fase 2A lintas Bundaran HI–Kota telah mencapai progres 59,76 persen. Pekerjaan konstruksi, termasuk pembangunan dinding stasiun (diaphragm wall) dan struktur di area Duta Merlin, terus berjalan.
Selain itu, konektivitas terowongan bawah tanah dari Stasiun Sawah Besar menuju Harmoni telah dapat dilalui. Jalur tersebut dinilai penting untuk keperluan teknis pekerjaan proyek.