Petugas haji bersiap menyambut jemaah asal Indonesia. Foto: Media Center Haji 2026.
Petugas Haji Lakukan Mitigasi Titik Krusial di Bandara Madinah
Akmal Fauzi • 21 April 2026 17:42
Jakarta: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melakukan orientasi lapangan di Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah. Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan layanan serta mitigasi untuk menyambut kedatangan perdana jemaah haji Indonesia yang dijadwalkan tiba pada Rabu, 22 April 2026.
Selain mengecek fisik fasilitas, orientasi ini dilakukan untuk menyosialisasikan kebijakan terbaru pemerintah Arab Saudi terkait pelayanan jemaah di area bandara.
Tenaga Penghubung Indonesia-Arab Saudi wilayah kerja bandara, M. Yusuf Bahar, menjelaskan soal pemahaman mengenai lokasi-lokasi krusial. Menurut dia, hal ini sangat penting bagi petugas.
"Ada beberapa poin (lokasi). Pertama, Makkah route yaitu tempat keluar jemaah fast track dari empat embarkasi yaitu dari Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar. Kita menjelaskan ke tim, alur cara kerjanya," ujar Yusuf, dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 21 April 2026.
Tahun ini, tercatat kenaikan sebesar 18 persen jumlah jemaah yang menggunakan fasilitas Makkah Route dibandingkan tahun lalu. Melalui skema ini, jemaah haji akan keluar melalui gedung khusus dan langsung diarahkan menuju bus dengan estimasi waktu hanya 15 hingga 20 menit.
Selain jalur cepat, petugas juga meninjau alur keluar bagi jemaah non-fast track. Bagi jemaah non-fast track, tersedia fasilitas 'Hajj Pavilion' sebagai tempat transit sebelum menuju bus. Terdapat enam paviliun yang dilengkapi AC, toilet, hingga klinik kesehatan yang terletak di paviliun nomor 5.
Satu perubahan signifikan tahun ini adalah sentralisasi penanganan koper. Berbeda dari tahun sebelumnya, seluruh koper jemaah baik skema fast track maupun non-fast track akan diproses melalui satu gedung khusus bagasi dan kargo.
"Posisinya ada di belakang lokasi fast track. Kita akan siagakan tim khusus yang mengendalikan dan mencatat bagasi tersebut," ungkapnya.

Petugas haji bersiap menyambut jemaah asal Indonesia. Foto: Media Center Haji 2026.
Jemaah haji Indonesia mulai diterbangkan ke Arab Saudi pada 22 April 2026. Gelombang pertama akan mendarat di Madinah hingga 6 Mei 2026. Kloter pertama dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) yang menggunakan skema fast track dijadwalkan tiba di Bandara AMAA Madinah pukul 06.50 Waktu Arab Saudi.
Selanjutnya, gelombang kedua akan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, mulai 7 Mei hingga 21 Mei 2026, sebelum melaksanakan puncak wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026.