Kegiatan Belajar Mengajar tetap berjalan di SDN Merdeka Bandung, Jawa Barat, Senin, 7 September 2026. Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan.
Tak Terapkan PJJ, Sekolah di Bandung Wajibkan Siswa Pakai Masker
Roni Kurniawan • 7 September 2026 08:04
Bandung: Dinas Pendidikan Kota Bandung mewajibkan seluruh peserta didik dan warga sekolah menggunakan masker sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh satuan pendidikan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengatakan kewajiban penggunaan masker mulai diberlakukan hari ini. Kebijakan tersebut akan diterapkan hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian dengan mempertimbangkan perkembangan situasi dan informasi dari instansi terkait.
"Kami berharap kondisi ini tidak berlangsung lama. Saya juga menginstruksikan agar kegiatan siswa lebih banyak di dalam kelas. Hal ini perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi,” ujar Asep di Bandung, Senin, 7 September 2026.
Asep menilai, diperlukan langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko paparan abu vulkanik terhadap peserta didik maupun tenaga pendidik dan kependidikan.

Kegiatan Belajar Mengajar tetap berjalan di SDN Merdeka Bandung, Jawa Barat, Senin, 7 September 2026. Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan.
Selain mewajibkan penggunaan masker, seluruh sekolah diminta membatasi aktivitas peserta didik di luar ruangan. Kegiatan belajar mengajar tetap diupayakan berlangsung normal dengan mengoptimalkan aktivitas di dalam kelas.
"Kegiatan siswa lebih banyak dilakukan di dalam kelas sebagai bentuk antisipasi terhadap kondisi saat ini," ungkap Asep.
Asep menuturkan paparan abu vulkanik perlu diwaspadai karena partikelnya dapat mengganggu kesehatan apabila terhirup dalam jumlah berlebihan. Gangguan tersebut antara lain dapat berupa iritasi pada hidung, tenggorokan, hingga saluran pernapasan.
Karena itu, lanjut Asep, kepala sekolah diminta aktif memantau kondisi lingkungan masing-masing satuan pendidikan. Sekolah juga diimbau memastikan ketersediaan masker bagi warga sekolah yang membutuhkan.
Asepun pun meminta sekolah memperkuat komunikasi dengan orang tua atau wali peserta didik. Langkah pencegahan dinilai perlu dilakukan secara bersama-sama agar kesehatan anak tetap terlindungi selama kondisi tersebut berlangsung.
"Kami mengajak seluruh warga sekolah dan orang tua untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta menjalankan langkah-langkah pencegahan yang telah dianjurkan," tegas Asep.
Asep mengaku, Disdik Kota Bandung memastikan akan terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Evaluasi akan dilakukan untuk menentukan kebijakan lanjutan apabila kondisi di lapangan mengalami perubahan.
"Dengan penerapan penggunaan masker dan pembatasan aktivitas di luar ruangan, proses pembelajaran diharapkan tetap berjalan aman, sehat, dan kondusif di tengah potensi dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau," ujar Asep.