Ilustrasi pexels
Bacaan Bilal Salat Iduladha: Arab, Latin, dan Artinya
Putri Purnama Sari • 26 May 2026 20:00
Jakarta: Menjelang pelaksanaan salat Iduladha 1447 H pada Rabu, 27 Mei 2026, peran bilal atau muraqqi menjadi sangat penting dalam memandu berjalannya salat. Selain bertugas mengantarkan khatib menuju mimbar, bilal bertanggung jawab memberikan seruan penanda agar jamaah bersiap memulai salat.
Berbeda dengan salat Jumat atau salat fardu lima waktu, tidak ada kumandang azan maupun ikamah dalam rangkaian salat Id. Sebagai gantinya, bilal dianjurkan mengumandangkan seruan khusus berupa kalimat “Ash-shalata jami’ah”. Hal ini didasarkan pada riwayat Imam Bukhari, Muslim, dan Imam Abu Dawud yang berbunyi:
“Pada salat Id tidak terdapat kumandang azan dan iqamah sebagaimana riwayat Ibnu Abbas ra ‘Aku menyaksikan salat Id bersama Rasulullah saw., Abu Bakar, Umar, dan Utsman ra. Mereka semua melakukan salat sebelum khutbah tanpa azan dan iqamah.’ (Bilal) dianjurkan untuk menyeru dengan ‘as-shala (u) jami’ah’ sebagaimana riwayat Az Zuhri ra bahwa ia diseru dengan kalimat demikian,” (Lihat Imam As-Syairazi, Al-Muhadzdzab dalam Kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab).
Bagi Anda yang akan bertugas, berikut ini adalah panduan dan teks bacaan lengkap untuk bilal salat Iduladha, mengutip dari laman NU Online:
Teks Bacaan Bilal Iduladha
Terdapat sejumlah bacaan yang dapat dibaca bilal saat memandu berjalannya salat Iduladha, di antaranya:
Menyerukan salat dengan bacaan:

Bacaan latin: Ash-shalaata jaami‘ah (3x) Shalluu sunnatan li ‘iidil-Adhaa rak‘ataini jaami‘ah, rahimakumullaah.
Artinya: "Salat berjamaah (3x) Laksanakanlah shalat sunah Idul Adha dua rakaat berjamaah, semoga Allah merahmati kalian.”
Bacaan setelah selesai salat Iduladha

Bacaan latin: Ma'aasyiral muslimina wa zumratal mu'miniina rahimakumullaah, i'lamuu anna yaumakum haadzaa yaumu 'iidil adha wa yaumus suruuri wa yaumul maghfuuri, ahalallahu lakum fiihith tha'aama wa harrama 'alaikumush shiyaama, idzaa sha'idal khatiibu 'alal minbari anshituu atsaabakumullaahu, wasma'uu ajaarakumullaahu, wa athii'u rahimakumullaah.
Artinya: "Wahai sekalian kaum muslimin dan golongan kaum mukminin, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian. Ketahuilah sesungguhnya hari kalian ini adalah hari Idul Adha, hari bahagia, dan hari pengampunan. Allah menghalalkan bagi kalian makan pada hari itu dan Allah mengharamkan bagi kalian puasa pada hari itu. Apabila khatib naik ke atas mimbar, perhatikanlah, dengarkanlah dan taatilah, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian.
Bacaan bilal Iduladha sebelum khutbah dimulai
Bacaan latin: "Allahumma sholli 'ala sayyidina muhammad, allahumma sholi 'ala sayidina wa maulana muhammad, allahumma sholli wa sallim 'ala sayyidina wa maulana muhammad wa 'alaa aali sayyidina muhammad, allahumma qowil islam wal imaan, minal muslimiina wal muslimaat, wal mu'miniina wal mukminat al ahyai minhum wal amwat, wanshurhum 'ala mu'aniddiin, robihtim lanaa minka bil khoir, wa ya khoirun naashiriin birohmatika yaa arhamar rohimiin."
Artinya: "Ya Allah, kuatkanlah keislaman dan keimanan kaum muslimin (pria) dan muslimat (wanita), kaum mukminin (pria) dan mukminat (wanita), yang masih hidup dari mereka semua dan juga yang sudah meninggal, mudahkanlah mereka untuk mengokohkan agama, akhirilah (hidup) kami dari-Mu dengan kebaikan, wahai Tuhan sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua penyayang."
Demikian informasi seputar bacaan bilal saat memandu salat Iduladha. Dengan memahami bacaan ini, diharapkan pelaksanaan salat Iduladha dapat berjalan khidmat sesuai tuntunan syariat.
(Surya Mahmuda)