Sampah di sekitar Rusunawa Angke, Tambora. Foto: Metro TV/Vania.
Sejumlah Faktor Picu Penumpukan Sampah di Rusunawa Angke Tambora
Vania Liu • 4 April 2026 15:57
Jakarta: Penumpukan sampah di Rusunawa Angke, Tambora, Jakarta Barat, dipicu sejumlah faktor yang saling berkaitan. Kondisi ini membuat volume sampah terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
“Tidak ada petugas keamanan yang berjaga, sehingga warga luar bebas masuk dan buang sampah di sini,” ujar Operasional Lingkungan Hidup Kecamatan Tambora, Amat Dahlan, di Jakarta Barat, Sabtu 4 April 2026.
Menurut Amat, sampah yang menumpuk tidak hanya berasal dari penghuni rusunawa. Ia menyebutkan, warga di luar kawasan juga kerap membuang sampah di lokasi tersebut.
Selain itu, pembatasan kuota truk pengangkut sampah memperparah kondisi penumpukan. Amat menjelaskan, Dinas Lingkungan Hidup DKI sempat melakukan pengurangan jumlah armada.
Menurut Amat, kondisi tersebut yang membuat sejumlah sampah mengendap. Karena, tidak dapat dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Dinas Lingkungan Hidup Jakarta melakukan pembatasan kuota truk, misalnya di Jakarta Barat dipangkas dari 308 menjadi 190 truk per hari. Untuk penanganan sementara, pihaknya melakukan pengerukan sampah setiap hari, agar volume tidak semakin menumpuk.