Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Resmi Terhubung Jaringan Pembayaran Global Jelang IPO 2027

PT Bank Jakarta meluncurkan kartu debit Visa dalam acara Grand Launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta yang berlangsung di Lippo Mall Kemang, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2025 (Foto:Dok.Metrotvnews.com/Cony Brilliana)

Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Resmi Terhubung Jaringan Pembayaran Global Jelang IPO 2027

Cony Brilliana • 5 January 2026 18:43

Jakarta: PT Bank Jakarta resmi meluncurkan kartu debit Visa dalam acara Grand Launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta yang berlangsung di Lippo Mall Kemang, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2025.

Peluncuran kartu debit Visa ini menjadi langkah awal transformasi Bank Jakarta agar lebih relevan dan bermakna bagi masyarakat Jakarta maupun Indonesia. 

“Bank tidak lagi dinilai semata dari besarnya aset atau luasnya jaringan kantor, melainkan dari seberapa dekat bank hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” kata Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo pada peresmian Grand Launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta.
 


Kartu debit Visa Bank Jakarta merupakan salah satu milestone penting dalam perjalanan transformasi perseroan. Dengan kartu ini, Bank Jakarta resmi terhubung ke jaringan pembayaran global. Saat ini nasabah Bank Jakarta dapat melakukan transaksi secara lebih aman, nyaman, dan luas di jutaan merchant berlogo Visa, baik di dalam maupun luar negeri.

“Peluncuran kartu debit Visa ini bukan sekadar produk baru, tetapi pintu masuk strategis menuju penguatan transaksi, pemanfaatan data yang lebih cerdas, serta pembangunan ekosistem keuangan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Agus.


(Foto:Dok.Metrotvnews.com/Cony Brilliana)
 

Persiapan Menuju IPO Bank Jakarta


Peluncuran kartu debit Visa Bank Jakarta ini juga menjadi salah satu langkah strategis persiapan Bank Jakarta menuju penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong transparansi dan pengawasan publik sebagai bagian dari proses tersebut. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan harapan agar IPO dapat memperkuat kinerja dan tata kelola Bank Jakarta.

Menurut Gubernur Pramono, IPO akan membuka ruang pengawasan publik yang lebih luas terhadap kinerja Bank Jakarta. Dengan demikian, bank daerah tersebut diharapkan terus melakukan perbaikan berkelanjutan.


(Foto:Dok.Metrotvnews.com/Cony Brilliana)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan koordinasi dengan regulator terus berjalan. “Karena dengan IPO saya meyakini dengan diawasi oleh publik, maka Bank Jakarta akan menjadi semakin baik secara terus menerus,” ucap Gubernur Pramono.

Sementara itu Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo menjelasan persiapan IPO tengah dilakukan, termasuk perbaikan fundamental dan penunjukan konsultan. Bank Jakarta menargetkan IPO dapat terlaksana pada awal 2027. Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kinerja dan kontribusi terhadap sektor produktif.

“Kami sekarang sedang persiapan. Mudah-mudahan pada awal 2027, fundamental kita perbaiki semua. Kita juga sudah proses penunjukan konsultan untuk persiapan menuju IPO itu,” kata Agus.

Bank Jakarta sebelumnya telah menyalurkan dana Rp1 triliun untuk sektor produktif, khususnya UMKM, yang terserap dalam waktu singkat. Dana tersebut telah dilaporkan terhadap Kementerian Keuangan.

IPO diharapkan menjadi momentum penguatan permodalan dan tata kelola Bank Jakarta agar mampu berkontribusi lebih besar bagi perekonomian Jakarta.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)