Ilustrasi. Pexels
Awali Tahun Baru Islam dengan Pahala, Simak Panduan Lengkap Niat Puasa 1 Muharam
Muhamad Marup • 13 June 2026 20:32
Jakarta: Umat Islam dianjurkan untuk memulai tahun baru Hijriah atau 1 Muharam dengan melakukan amalan-amalan yang bernilai pahala seperti berpuasa. Puasa Muharam dalam ajaran Islam merupakan salah satu puasa yang memiliki keutamaan.
Bulan Muharam adalah pintu gerbang tahun baru Hijriah yang penuh keutamaan. Tak hanya menjadi salah satu dari empat bulan suci, Muharam juga sarat akan amalan yang bernilai tinggi di sisi Allah Swt..
Keutamaan Puasa di Bulan Muharam
Mengutip rumahzakat.org, salah satu keutamaan yang paling masyhur dari puasa Muharam berasal dari sabda Rasulullah saw. yang berbunyi“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharam.” (HR. Muslim)
Kalimat “bulan Allah” saja sudah menunjukkan betapa istimewanya Muharam. Jika Ramadan adalah bulan ampunan, maka Muharam adalah bulan untuk memperbarui niat dan memperkuat semangat beramal.
Puasa di bulan ini merupakan bentuk penghormatan atas datangnya tahun baru Hijriah sekaligus tanda ketaatan dan kecintaan kepada Allah Swt..
Banyak orang memulai lembaran baru dengan resolusi. Dalam Islam, salah satu resolusi terbaik adalah memperbanyak amal.
Dengan berpuasa di awal Muharam, umat Muslim mendapat peluang besar untuk menjemput pahala, membersihkan dosa-dosa kecil, dan menyambut tahun baru dengan hati yang lebih tenang.
Pentingnya Niat dalam Ibadah Puasa
Bukan hanya formalitas, niat menjadi ruh dari setiap amal ibadah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah saw. bersabda:“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya…” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam konteks puasa sunah seperti 1 Muharam, niat boleh dilakukan dari malam hari hingga sebelum tergelincir matahari (jika belum makan atau melakukan hal yang membatalkan puasa). Tapi tetap lebih baik meniatkan sejak malam agar ibadah lebih sempurna.
Sebelum menunaikan puasa, niat tentu menjadi hal pertama yang tak boleh dilupakan. Karena niat adalah pembeda antara ibadah dan kebiasaan biasa.
Niat Puasa Muharam
Berikut ini adalah niat puasa 1 Muharam yang bisa dibaca sebelum fajar:.jpeg)
Nawaitu shauma ghadin ‘an ad?’i sunnati Muharram lill?hi ta‘?l?
Artinya:
“Aku niat berpuasa esok hari untuk melaksanakan sunnah Muharam karena Allah Ta’ala.”
Lafaz ini boleh diucapkan dengan lisan, tapi yang paling penting adalah tekad dalam hati. Selama hati sudah menetapkan niat puasa sejak malam hari, maka niat sudah dianggap sah.
Dengan niat yang ikhlas, ibadah yang kecil sekalipun akan memiliki dampak besar di sisi Allah Swt.. Apalagi puasa, yang pahalanya tak terbatas dan hanya Allah Swt. yang mengetahuinya.