Warga Muslim di Inggris yang menjalankan salat. Foto: Anadolu
Idulfitri 2026 di AS, Inggris, dan Kanada Diperkirakan Antara 19-20 Maret
Fajar Nugraha • 18 March 2026 15:29
Washington: Idulfitri 2026 diperkirakan jatuh pada 19 atau 20 Maret di sejumlah negara Barat, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada.
Penentuan tanggal bergantung pada terlihatnya hilal yang menandai awal bulan Syawal dalam kalender Hijriah.
Di Amerika Serikat, Idulfitri diperkirakan dimulai pada Kamis malam, 19 Maret 2026, dengan hari pertama jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Organisasi Islamic Relief menyatakan, “Idulfitri 2026 diperkirakan jatuh pada malam 19 Maret atau 20 Maret, tergantung kapan hilal terlihat.”
Dilansir dari media The Economic Times, penentuan awal Syawal dilakukan setelah matahari terbenam pada hari ke-29 Ramadan melalui pemantauan hilal. Proses ini dapat dilakukan oleh komite lokal, pengumuman masjid, atau perhitungan astronomi yang dikonfirmasi secara visual.
Di Inggris, keberhasilan melihat hilal di langit setempat akan menentukan perayaan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026. Jika hilal tidak terlihat, maka Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari dan Idulfitri dirayakan pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Sementara itu di Kanada, Idulfitri juga diperkirakan jatuh pada 19 atau 20 Maret 2026, mengikuti metode yang sama. Perayaan biasanya diisi dengan salat berjamaah, berbagi makanan manis, serta kegiatan komunitas, mengingat populasi Muslim yang cukup besar di negara tersebut.
Idulfitri menjadi momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia sebagai penanda berakhirnya Ramadan. Selain itu, tradisi seperti zakat fitrah dan silaturahmi menjadi bagian utama dalam perayaan yang menekankan kebersamaan dan kepedulian sosial.
Perayaan ini juga berkaitan dengan dinamika kalender lunar yang membuat tanggalnya maju sekitar 10–11 hari setiap tahun. Perbedaan hasil pemantauan hilal di tiap negara menyebabkan variasi waktu perayaan, sehingga pengumuman lokal menjadi acuan utama bagi masyarakat.
(Keysa Qanita)