Terlalu Naif, Trump Sebut Israel Tidak Akan Pernah Gunakan Senjata Nuklir

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: The White House/Viory

Terlalu Naif, Trump Sebut Israel Tidak Akan Pernah Gunakan Senjata Nuklir

Fajar Nugraha • 17 March 2026 06:09

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak peringatan penasihatnya bahwa Israel dapat mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir dalam perang yang sedang berlangsung dengan Iran.

Ditanya tentang pernyataan penasihat Gedung Putih David Sacks, yang memperingatkan bahwa Israel mungkin mempertimbangkan opsi nuklir dan menyarankan AS harus "menyatakan kemenangan dan keluar" dari perang, Trump berkata: "Israel tidak akan melakukan itu. Israel tidak akan pernah melakukan itu."

"Ada sebuah teori. Anda menghancurkan mereka, dan Anda bisa pergi sekarang, dan akan butuh 10 tahun bagi mereka untuk membangun kembali, tidak sebanyak yang mereka miliki sekarang,” ujar Trump, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa 17 Maret 2026.

Sacks, seorang pemodal kapitalis yang menjabat sebagai penasihat kecerdasan buatan dan kripto pemerintah, baru-baru ini berpendapat bahwa Washington harus mencari "jalan keluar" dari konflik tersebut.

Berbicara di podcast "All-In" miliknya, ia mengatakan mungkin ini adalah "waktu yang tepat untuk menyatakan kemenangan dan mundur”. Sacks memperingatkan bahwa eskalasi lebih lanjut dapat membawa risiko bencana.

"Jika perang ini berlanjut selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, maka Israel bisa hancur," kata Sacks

"Pertahanan udara mereka bisa menjadi lemah. Dan kemudian Anda harus khawatir tentang Israel yang meningkatkan perang dengan mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir,” pungkas Sacks.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)