BMKG Catat 159 Kali Gempa Guncang NTT dalam Sepekan

Ilustrasi - Seismograph gempa bumi. (ANTARA/Shutterstock/McCarony)

BMKG Catat 159 Kali Gempa Guncang NTT dalam Sepekan

Lukman Diah Sari • 7 August 2026 16:09

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan ratusan kejadian gempa bumi mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam sepekan, yakni 31 Juli – 6 Agustus 2026. Hal itu berdasarkan data dari Stasiun Geofisika (Stageof) Kupang.

"Telah tercatat sebanyak 159 kejadian gempa bumi dan terdapat 1 kejadian yang dirasakan," sebut Stageof Kupang, dikutip pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Gempa bumi didominasi magnitudo kecil (kurang dari 4,0) sebanyak 155 kejadian. Sementara itu, magnitudo 4,0–4,9 tercatat 4 kejadian, sedangkan magnitudo lebih dari 4,9 jumlahnya nihil.

Selanjutnya, kedalaman gempa bumi didominasi kurang dari 60 kilometer (km) atau jenis dangkal sebanyak 115 kejadian. Kemudian, kedalaman 60–300 km sebanyak 42 kejadian, dan kedalaman lebih dari 300 km sebanyak 2 kejadian.

"Kejadian gempa bumi di laut sebanyak 120 kejadian dan di darat sebanyak 39 kejadian," ungkap Stageof Kupang.


Pusat gempa di TTU, NTT, Selasa, 21 April 2026. (Tangkapan layar)

Sementara itu, jumlah kejadian gempa bumi harian, yakni:
  • 31 Juli: 29 kejadian

  • 1 Agustus: 25 kejadian

  • 2 Agustus: 18 kejadian

  • 3 Agustus: 26 kejadian

  • 4 Agustus: 22 kejadian

  • 5 Agustus: 15 kejadian

  • 6 Agustus: 24 kejadian

"Kejadian gempa bumi paling banyak terjadi di Pulau Flores (55 kejadian)," ucap Stageof Kupang.

(Lukman Diah Sari)