Korlantas Polri Manfaatkan Command Center Kelola Arus Lalu Lintas

Situasi jalan tol. Foto MI

Korlantas Polri Manfaatkan Command Center Kelola Arus Lalu Lintas

Silvana Febiari • 27 March 2026 17:08

Jakarta: Pemanfaatan teknologi digital melalui Command Center menjadi salah satu kunci keberhasilan Korlantas Polri dalam mengelola arus lalu lintas selama Operasi Lilin 2025. Teknologi ini memungkinkan pengambilan keputusan cepat berbasis kondisi lapangan secara real-time.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengatakan kehadiran Command Center memungkinkan pemantauan menyeluruh terhadap pergerakan kendaraan di berbagai titik krusial, termasuk jalan tol dan pelabuhan penyeberangan.

“Jalan di mana bisa dilihat di Command Center, eksekusinya seperti apa, tergantung parameter traffic counting, termasuk di penyeberangan yang ada di Bakauheni dan Ketapang,” ujar Agus, dikutip dari Podcast Presisi Polri, Jumat, 27 Maret 2026.
 


Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan petugas untuk segera melakukan intervensi ketika terjadi peningkatan volume kendaraan atau potensi kepadatan, seperti penerapan contraflow, one way, hingga pengalihan arus.

Ia menjelaskan bahwa pengambilan keputusan tidak lagi hanya mengandalkan pengamatan manual di lapangan. Kini, keputusan diambil berbasis data yang dihimpun secara digital, termasuk dari kamera pengawas dan sistem penghitungan lalu lintas.

“Sehingga kita bisa mengintervensi. Cara bertindak yang tepat apa, terus sudah ada antrean panjang seperti apa, kita bisa intervensi itu,” katanya.

Selain itu, teknologi ini membantu mengantisipasi potensi kendala seperti bottleneck di jalan tol maupun antrean panjang di pelabuhan. Dengan pemantauan terpusat, langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.


Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam Podcast Presisi Polri. (Dokumentasi/ YoTube TV Radio Polri)


Agus menambahkan, integrasi teknologi ini merupakan hasil kolaborasi antara Korlantas Polri dan berbagai instansi. Kolaborasi tersebut melibatkan Kementerian Perhubungan dan Jasa Raharja untuk menghadirkan sistem pengelolaan lalu lintas yang lebih modern.

“Dengan infrastruktur teknologi digital ini, kita bisa melihat kondisi jalan secara menyeluruh dan menentukan langkah yang paling tepat sesuai situasi,” ucapnya.

Ke depan, pemanfaatan teknologi berbasis data ini akan terus diperkuat sebagai bagian dari transformasi pengelolaan lalu lintas nasional. Langkah ini penting untuk menghadapi tantangan mobilitas tinggi pada momen besar seperti mudik Lebaran. (Muhammad Adyatma Damardjati)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)