Holding Baru Energi Bersih Diharap Jaga Stabilitas Investasi PSEL

Pengangkutan sampah di tempat penampungan sampah (TPS) sementara di Jalan Raya Bogor, RW 02, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026). (ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur).

Holding Baru Energi Bersih Diharap Jaga Stabilitas Investasi PSEL

Deny Irwanto • 20 April 2026 20:23

Jakarta: Pembentukan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) sebagai holding baru di bawah Danantara dinilai menjadi langkah strategis  memperkuat pengelolaan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Kehadiran Denera diharap mampu menjaga kepastian investasi, termasuk pada proyek PSEL di Makassar yang saat ini tengah menghadapi dinamika kebijakan di tingkat daerah.

Proyek PSEL Makassar dengan nilai sekitar Rp3 triliun diketahui menghadapi ketidakpastian setelah adanya rencana Pemerintah Kota Makassar untuk mengakhiri kontrak dan melakukan tender ulang. Kondisi ini dinilai berdampak pada kepercayaan investor yang telah terlibat.

Investor global Shanghai SUS Environment bersama konsorsiumnya sebelumnya telah ditetapkan sebagai pemenang tender dan melakukan berbagai persiapan awal. Perubahan kebijakan tersebut dinilai menjadi perhatian dalam menjaga konsistensi iklim investasi.

Peneliti kebijakan publik dan sustainability Celios, Gusti Raganata, menilai dinamika ini menjadi sinyal penting bagi keberlanjutan investasi energi berbasis sampah di Indonesia.

"Apa yang terjadi di Makassar menunjukkan bahwa proyek strategis nasional sekalipun bisa terganggu oleh ketidakpastian kebijakan di daerah," kata Gusti dalam keterangan pers dikutip, Senin, 20 April 2026.

Ilustrasi tumpukan sampah. Dokumentasi/ istimewa


Menurutnya keberhasilan proyek PSEL sangat bergantung pada stabilitas kebijakan dan kepastian hukum, mengingat sektor ini membutuhkan investasi besar serta dukungan teknologi tinggi.

Tender proyek PSEL Makassar sendiri telah dimenangkan oleh Shanghai SUS Environment pada 5 Februari 2024, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama bersama Pemerintah Kota Makassar pada 24 September 2024. 

Investor tersebut juga telah membentuk konsorsium dengan mitra lokal sebagai bagian dari implementasi proyek.

Dalam konteks ini, kehadiran Denera diharapkan dapat memainkan peran strategis dalam menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus memperkuat kredibilitas proyek-proyek PSEL di Indonesia.

Dengan koordinasi yang lebih terintegrasi, Denera dipandang dapat menjadi penggerak dalam menjaga kepercayaan investor serta memastikan keberlanjutan pengembangan energi terbarukan berbasis pengolahan sampah di Tanah Air.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)