Bendera Kuba. (Anadolu Agency)
Spanyol Bersama Meksiko dan Brasil Desak AS Buka Dialog dengan Kuba
Dimas Chairullah • 19 April 2026 15:33
Madrid: Pemerintah Spanyol, Meksiko, dan Brasil secara bersama-sama mendesak Amerika Serikat (AS) untuk segera membuka "dialog yang tulus dan penuh hormat" dengan Kuba. Desakan ini muncul menyusul peringatan akan memburuknya situasi kemanusiaan di negara kepulauan tersebut.
Ketiga negara itu menyatakan keprihatinan mendalam atas krisis parah yang tengah dihadapi oleh rakyat Kuba. Mereka mendesak agar langkah-langkah darurat segera diambil guna meringankan beban masyarakat di sana.
"Kami memperingatkan agar tidak ada tindakan yang justru memperburuk kondisi kehidupan penduduk atau bertentangan dengan hukum internasional," sebut pernyataan bersama ketiga negara tersebut, dikutip dari Anadolu, Minggu, 19 April 2026.
Selain mendesak Washington, Spanyol, Meksiko, dan Brasil juga berjanji untuk meningkatkan respons kemanusiaan yang terkoordinasi dari pihak mereka.
Masa Depan Kuba
Negara-negara tersebut kembali menegaskan komitmennya terhadap penghormatan hak asasi manusia, nilai-nilai demokrasi, dan penyelesaian sengketa secara damai sesuai dengan Piagam PBB."Tujuannya haruslah menemukan solusi jangka panjang untuk situasi saat ini dan memastikan bahwa rakyat Kuba sendirilah yang memutuskan masa depan mereka dengan kebebasan penuh," tambah pernyataan itu.
Kuba telah lama bergulat dengan krisis ekonomi yang melumpuhkan sendi kehidupan. Negara tersebut terus-menerus didera kelangkaan bahan bakar, pemadaman listrik bergilir, hingga terbatasnya akses terhadap makanan pokok dan obat-obatan.
Para pejabat Kuba kerap menuding sanksi ekonomi AS yang telah mengekang mereka selama puluhan tahun sebagai biang keladi penderitaan ini. Di sisi lain, para pejabat AS bersikeras berdalih bahwa masalah struktural pada sistem ekonomi Kuba itu sendiri yang menjadi akar hancurnya negara tersebut.
Baca juga: AS Dilaporkan Tingkatkan Persiapan Operasi Militer ke Kuba