Penilaian masyarakat terhadap penanganan bencana oleh pemerintah. Foto: Tangkapan Layar.
Penanganan Bencana Sumatra Dinilai Membaik, Publik Minta Peningkatan
Muhammad Alvi Randa • 14 April 2026 20:57
Jakarta: Mayoritas publik menilai penanganan pemerintah terhadap bencana di Sumatra semakin membaik dalam empat bulan terakhir. Survei Cyrus Network mencatat 79,6 persen responden melihat adanya peningkatan, sementara 73,8 persen menyatakan puas.
Meski demikian, publik tetap memberikan catatan penting bagi pemerintah. Sebanyak 95,6 persen responden menilai penanganan bencana masih perlu ditingkatkan ke depan.
"Catatannya adalah ini ke depan perlu ditingkatkan" kata Peneliti Utama Cyrus Network, Syahril Ilhami dalam paparannya, Selasa, 14 April 2026.
Dari sisi dampak, 7,3 persen responden menyebut keluarganya terdampak langsung oleh bencana. Adapun, 15,5 persen lainnya mengaku terdampak tidak langsung, seperti gangguan ekonomi, distribusi logistik, dan transportasi.
“Jika dibandingkan dengan masa awal bencana, sebanyak 79,6 persen responden menilai penanganan bencana saat ini sudah lebih baik," ujar Ilhami.

Kepuasan masyarakat terhadap lembaga/instansi dalam penanganan bencana di Sumatra. Foto: Tangkapan Layar.
Publik juga menyoroti sejumlah aspek yang perlu diperbaiki dalam penanganan bencana. Di antaranya kecukupan bantuan, koordinasi antarinstansi, serta kecepatan respons pemerintah.
Dalam penilaian terhadap lembaga, TNI memperoleh tingkat apresiasi tertinggi sebesar 94,4 persen. Disusul BNPB, pemerintah daerah, PLN, Pertamina, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Polri dengan tingkat apresiasi yang relatif tinggi.
Adapun, survei ini dilakukan pada 1–5 April 2026 terhadap 1.260 responden di 38 provinsi. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error ±2,82 persen.