Ilustrasi KTP. Foto: MTVN/Khairunnisa Puteri M
Bukan Nomor Acak, Ini Arti 16 Digit NIK pada KTP dan Cara Membacanya
Riza Aslam Khaeron • 25 July 2026 17:55
Jakarta: Setiap warga negara Indonesia (WNI) tentu memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilengkapi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Ketentuan mengenai kepemilikan NIK ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013.
NIK merupakan nomor unik yang bersifat permanen dan berlaku seumur hidup bagi setiap individu. Artinya, NIK seseorang tidak akan berubah dalam kondisi apa pun.
“Seseorang yang pindah ke mana pun NIK-nya tetap sama, walaupun alamatnya berubah. Perubahan alamat dan elemen data lainnya, seperti status perkawinan dan pekerjaan, cukup dilaporkan kepada Dinas Dukcapil setempat,” tegas Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh sebagaimana dikutip dari laman Dukcapil Provinsi Kalbar.
Sekilas, deretan angka pada NIK mungkin terlihat acak bagi masyarakat awam. Padahal, kenyataannya tidak demikian. Susunan angka tersebut menyimpan data penting, mulai dari wilayah pendaftaran hingga tanggal lahir pemiliknya.
Lantas, apa sebenarnya makna di balik susunan 16 digit NIK tersebut? Berikut adalah rincian artinya.
Struktur dan Arti 16 Digit NIK

Sumber: Dukcapil Provinsi Kalbar.
Berdasarkan penjelasan Dirjen Dukcapil serta rincian teknis dari Dukcapil Klaten, struktur 16 digit NIK dapat diuraikan sebagai berikut:
- Digit 1–2 (2 digit): Kode provinsi tempat NIK pertama kali didaftarkan.
- Digit 3–4 (2 digit): Kode kabupaten atau kota tempat NIK pertama kali didaftarkan.
- Digit 5–6 (2 digit): Kode kecamatan tempat NIK pertama kali didaftarkan.
- Digit 7–8 (2 digit): Tanggal lahir pemilik NIK (DD, format 01–31). Khusus untuk perempuan, angka tanggal lahir ditambah 40 (contoh: jika lahir tanggal 10, maka ditulis 50).
- Digit 9–10 (2 digit): Bulan lahir pemilik NIK (MM, format 01–12).
- Digit 11–12 (2 digit): Dua digit terakhir dari tahun lahir (YY, contoh: lahir tahun 2003 ditulis 03).
- Digit 13–16 (4 digit): Nomor urut penerbitan NIK yang diproses secara otomatis oleh sistem, dimulai dari angka 0001.
Kode administrasi masing-masing wilayah di NKRI dapat diperiksa dalam Lampiran Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau.
| Baca Juga: Perbedaan Background Merah dan Biru Pada KTP serta Cara Ganti di Pas Foto |
Contoh Cara Membaca 16 Digit NIK
Sebagai contoh, artikel ini menggunakan data NIK dari contoh foto KTP yang dipublikasikan oleh Dukcapil Provinsi Kalbar di laman resmi mereka yang telah tertera di bagian sebelumnya, yaitu: 3202080504910003.Agar lebih mudah dipahami, kita bisa membaginya menjadi beberapa kelompok angka: 32-02-08-05-04-91-0003. Cara membacanya sebagai berikut:
- 32: Kode Provinsi Jawa Barat.
- 02: Kode Kabupaten Sukabumi.
- 08: Kode Kecamatan Jampangtengah.
- 05: Tanggal lahir, yaitu tanggal 5. Karena angkanya kurang dari 40 (tidak ditambahkan 40), maka dapat dipastikan bahwa pemilik NIK ini adalah seorang pria.
- 04: Bulan lahir, yaitu bulan April.
- 91: Dua digit terakhir dari tahun lahir, yaitu tahun 1991.
- 0003: Nomor urut penerbitan NIK dari sistem.