Timnas Belgia di laga melawan Mesir Piala Dunia 2026. (Dok. RBFA)
Krisis Kemenangan, Belgia Wajib Kalahkan Selandia Baru
Whisnu Mardiansyah • 22 June 2026 11:30
Inglewood: Dua hasil imbang beruntun di babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2026 menempatkan tim nasional Belgia pada posisi terancam. Penyerang andalan Setan Merah, Romelu Lukaku, mengajak rekan-rekan setimnya untuk tetap tenang dan mengendalikan emosi di tengah tekanan lolos ke fase gugur.
Melansir Antara, Belgia mengawali kiprahnya di ajang empat tahunan tersebut dengan hasil imbang 1-1 melawan Mesir. Hasil seri kedua terjadi saat tim asuhan Rudi Garcia itu ditahan Iran tanpa gol di Stadion SoFi, Inglewood, California, Amerika Serikat, Senin WIB.
Lukaku menegaskan perlunya perbaikan mental agar tim tidak kehilangan fokus dalam menghadapi sisa pertandingan. Pemain yang juga menjadi top skor sepanjang masa Belgia dengan 90 gol itu menilai ketenangan menjadi kunci utama untuk membangkitkan performa skuadnya.
Dua kali hasil imbang ini membawa Belgia menduduki peringkat ketiga klasemen Grup G dengan raihan dua poin. Iran yang berada di posisi kedua memiliki jumlah poin yang sama. Sementara itu, Mesir memuncaki klasemen setelah mengalahkan juru kunci Selandia Baru dengan skor 3-1.
Baca Juga :
Miguel Almiro Pemain Pertama di Piala Dunia 2026 Terkena Prestianni Law, Ini Penjelasannya
Situasi klasemen memaksa Belgia wajib meraih kemenangan pada laga terakhir fase grup. Setan Merah akan berhadapan dengan Selandia Baru di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Sabtu, 27 Juni. Lukaku mengingatkan bahwa Piala Dunia merupakan panggung terbesar dan timnya tidak berniat untuk pulang lebih awal.
Pelatih Rudi Garcia mengaku telah mengupayakan berbagai cara untuk membawa timnya keluar sebagai pemenang. Menurutnya, sepak bola kerap menghasilkan kejutan dan hasil akhir tidak selalu sejalan dengan harapan.
.jpeg)
Pada pertandingan melawan Iran, Belgia harus kehilangan Nathan Ngoy akibat kartu merah yang diterima pada menit ke-67. Meskipun bermain dengan sepuluh pemain, Setan Merah mendominasi penguasaan bola hingga hampir 70 persen dan mencatatkan 23 tembakan sepanjang laga.
Catatan ini menjadi jumlah tembakan terbanyak yang dihasilkan Belgia dalam pertandingan Piala Dunia tanpa mampu mencetak gol sejak tahun 1994.
Garcia menyatakan timnya telah bermain sesuai rencana dan berhasil mendominasi jalannya pertandingan. Namun, dominasi tersebut belum mampu berbuah kemenangan yang sangat dibutuhkan untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya.