Prabowo Rapat Bareng Mendiktisaintek Bahas Mineral Tanah Jarang

Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres.

Prabowo Rapat Bareng Mendiktisaintek Bahas Mineral Tanah Jarang

Gabriella Thesa Widiari • 18 June 2026 00:39

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Dalam pertemuan itu, Kepala Negata membahas sejumlah hal, salah satunya yaitu perkembangan beberapa kerja sama di bidang teknologi.

Rapat digelar di kediaman Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu, 17 Juni 2026 sore.

"Beliau (Presiden) ingin mendapatkan update juga, memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, dilansir dari Antara, Kamis, 18 Juni 2026.
 


Prasetyo mengatakan, Brian dipanggil untuk memberikan laporan terbaru mengenai perkembangan kerja sama-kerja sama terkait mineral tanah jarang. Diketahui, Brian saat ini juga aktif menjabat sebagai Kepala Badan Industri Mineral.

"Sekali lagi, ini berkenaan dengan masalah persiapan pengawakan sumber daya manusia kita, yang beberapa sudah berjalan proses-proses pendidikan maupun latihan dan juga update mengenai beberapa kerja sama yang berkaitan dengan tempo hari kami sampaikan, berkenaan dengan masalah teknologi dan mineral kritis atau logam tanah jarang," kata Prasetyo.


Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Foto: dok. Kemendiktisaintek.

Logam tanah jarang (LTJ) atau mineral tanah jarang (rare earths/REEs) merupakan komoditas strategis yang banyak digunakan sebagai bahan baku industri pertahanan. Misalnya seperti mesin pesawat tempur, sistem senjata rudal, ataupun mesin pesawat terbang komersial.

LTJ juga saat ini banyak digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi komponen-komponen elektronika. Di antaranya seperti alat pendeteksi bawah laut, pertahanan antirudal, alat pelacak, perangkat-perangkat komunikasi, dan pembangkit energi pada satelit.

Dalam sejumlah pertemuannya dengan pemimpin negara-negara sahabat dan komunitas bisnis di luar negeri, Presiden Prabowo mengundang secara terbuka investasi asing untuk eksplorasi dan pengolahan mineral tanah jarang di Indonesia.

(Gabriella Thesa Widiari)