Bocah yang Hanyut di Anak Sungai Perak Ditemukan Tewas Tersangkut Akar Pohon

Proses evakuasi anak berusia lima tahun yang hanyut di Kudus. Metrotvnews.com/ istimewa

Bocah yang Hanyut di Anak Sungai Perak Ditemukan Tewas Tersangkut Akar Pohon

Rhobi Shani • 12 January 2026 18:43

Kudus: Seorang bocah berusia lima tahun asal Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, ditemukan meninggal. Anak tersebut sebelumnya dilaporkan hanyut di anak Sungai Perak saat banjir melanda wilayah itu

Kapolsek Bae Iptu Madiyono menuturkan korban berinisal INU itu ditemukan sekitar pukul 12:00 WIB tak jauh dari tempat kejadian awal hilang. Korban ditemukan dalam kondisi tersangkut akar pohon di sepanjang aliran anak Sungai Perak.

"(Ditemukan) di bawah jembatan. Nyangkut di akar-akar pohon. (Lokasi penemuan) sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian," kata Madiyono di Kudus, Senin, 12 Januari 2026. 

Usai ditemukan oleh Tim SAR gabungan, jasad korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka. 
 


Sebelumnya, tiga anak dilaporkan tengah bermain di area luapan air di perbatasan Desa Gondangmanis dan Karangbener, Kecamatan Bae, pada Minggu sore, 11 Januari 2026. Lokasi tersebut berada di dekat aliran anak Sungai Perak yang saat itu meluap.

Kemudian, salah satu anak terpeleset ke sungai. Kedua rekannya berusaha menolong. 

"Saat terbawa arus, ada warga yang menyelamatkan dua anak. Sedangkan untuk salah satu anak atau korban belum ditemukan," jelas Madiyono. 


Ilustrasi tenggelam. (metrotvnews.com)


Selain kejadian yang menimpa seorang anak di Desa Karangbener, di tempat berbeda ada satu korban yang ditemukan meninggal dunia yakni AW (27) warga Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Pemuda itu tenggelam saat mandi di sungai Bacin.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)