Logo perusahaan Goldman Sachs. (Anadolu Agency)
Penasihat Hukum Goldman Sachs Akan Mundur usai Relasinya dengan Epstein Terungkap
Willy Haryono • 14 February 2026 09:20
New York: Penasihat hukum utama perusahaan Goldman Sachs, Kathy Ruemmler, mengumumkan akan mengundurkan diri pada 30 Juni 2026 setelah dokumen Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengungkap hubungan masa lalunya dengan terpidana kasus kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.
Dalam pernyataannya, Ruemmler menyebut langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab profesional.
“Tanggung jawab saya adalah menempatkan kepentingan Goldman Sachs sebagai yang utama,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa ia telah memberi tahu CEO David Solomon mengenai keputusannya.
Mengutip Anadolu Agency, Jumat, 13 Februari 2026, Solomon menyatakan menerima pengunduran diri tersebut dan menghormati keputusan Ruemmler. Ia menyebut Ruemmler sebagai penasihat hukum yang luar biasa dan berterima kasih atas kontribusinya dalam berbagai persoalan hukum penting perusahaan.
Berdasarkan dokumen pengadilan dan Departemen Kehakiman, Ruemmler sebelumnya meminta Epstein memberikan arahan karier ketika ia mengincar posisi tinggi di Facebook di bawah Chief Operating Officer saat itu, Sheryl Sandberg. Epstein dilaporkan membantu menyusun surel kepada Sandberg, memberi saran negosiasi, serta merekomendasikan kisaran gaji.
Upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan Ruemmler kemudian bergabung dengan Goldman Sachs pada 2020 sebelum diangkat sebagai chief legal officer dan general counsel pada 2021. Dokumen juga menunjukkan ia membantu Epstein merancang tanggapan terhadap pertanyaan media terkait kasusnya.
Dalam salah satu surel pada periode 2018–2019 yang ditujukan kepada The Washington Post, Ruemmler menulis bahwa Epstein telah menerima tanggung jawab, menjalani hukuman, dan membayar penyelesaian finansial signifikan kepada para korban.
Pengungkapan tersebut memicu sorotan terhadap rekam jejak profesionalnya di tengah upaya perusahaan menjaga reputasi dan tata kelola. (Keysa Qanita)
Baca juga: PM Norwegia Soroti Kasus Epstein sebagai Bukti Uang Bisa Beli Pengaruh