Airlangga Sebut Pariwisata Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Metro TV/Kautsar.

Airlangga Sebut Pariwisata Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Husen Miftahudin • 30 July 2026 18:25

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan sektor pariwisata mencatat pertumbuhan sektoral tertinggi sebesar 13,14 persen, ditopang oleh kinerja penyediaan akomodasi serta jasa makan dan minum. Capaian tersebut diraih di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.
 
"Terlepas dari ketidakpastian dan situasi global yang sulit diprediksi, Indonesia masih mampu tumbuh sebesar 5,61 persen pada kuartal pertama. Dan sektor pariwisata, yang didukung oleh penyediaan akomodasi serta penyediaan makan dan minum, memimpin pertumbuhan sektoral dengan angka dua digit, yaitu 13,14 persen," kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis, 30 Juli 2026.
 
Pada Mei 2026, Indonesia mencatat 1,38 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan sekitar 106,16 juta perjalanan wisatawan nusantara. Kedua angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Airlangga menilai industri penyelenggaraan acara (event) global kini mengalami pergeseran menuju konsep bleisure, yakni perpaduan perjalanan bisnis (business travel) dengan kegiatan wisata (leisure travel).
 
Tren tersebut dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk mengintegrasikan penyelenggaraan berbagai acara dengan destinasi wisata unggulan sehingga mampu menciptakan nilai tambah bagi sektor pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
 



(Bali, jadi salah satu destinasi wisata utama Indonesia. Foto: Kemenpar.go.id)
 

Pemerintah percepat Pariwisata 5.0 berbasis AI

 
Sejalan dengan upaya tersebut, pemerintah terus mendorong transformasi sektor pariwisata melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) melalui program Pariwisata 5.0.
 
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan pemerintah telah meluncurkan MaiA (Meticulous Artificial Intelligence of Indonesia) sebagai perencana perjalanan berbasis AI yang membantu wisatawan menemukan destinasi sekaligus menyusun rencana perjalanan secara lebih mudah dan personal.
 
"Melalui program unggulan Pariwisata 5.0 kami, Indonesia terus mempercepat transformasi digital di sektor pariwisata. Tahun lalu, kami meluncurkan MaiA, sebuah perencana perjalanan berbasis AI melalui Indonesia Travel, yang mempermudah penemuan destinasi sekaligus menjadikan proses perencanaan perjalanan lebih lancar dan personal," ujar Widiyanti.
 
Selain MaiA, Kementerian Pariwisata juga mengembangkan Event by Indonesia (EBI) sebagai platform digital nasional yang memuat informasi penyelenggaraan berbagai acara, mulai dari Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), seni budaya, olahraga, hingga kegiatan pariwisata di seluruh Indonesia.
 
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan pengembangan industri event dan MICE menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.
 
"Pengembangan industri event dan MICE dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi sekaligus pengungkit daya saing pariwisata Indonesia. Untuk itu, pemerintah terus mendorong penguatan konektivitas, pengembangan destinasi berbasis event, dan pemanfaatan AI guna mendukung terwujudnya Indonesia sebagai pusat MICE global," ujar Haryo.

(Husen Miftahudin)