Layanan Kapal Pengantar Jenazah di Kepulauan Seribu Layani 45 Perjalanan Sejak Januari

Kapal pengangkut jenazah gratis bagi warga Kabupaten Kepulauan Seribu. ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu.

Layanan Kapal Pengantar Jenazah di Kepulauan Seribu Layani 45 Perjalanan Sejak Januari

Anggi Tondi Martaon • 21 July 2026 10:30

Jakarta: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu menyediakan layanan kapal pengantar jenazah gratis dari daratan Jakarta menuju sejumlah pulau. Layanan tersebut sudah berjalan sejak Januari 2026.

“Sejak Januari hingga 7 Juli 2026, kapal khusus pengantar jenazah tersebut telah melayani 45 perjalanan untuk enam kelurahan di wilayah Kepulauan Seribu,” kata Kepala Sub Bagian Perlengkapan Sekretariat Kabupaten Kepulauan Seribu, Badri, dikutip dari Antara, Selasa, 21 Juli 2026.

Ia mengatakan layanan kapal jenazah mendapat tanggapan positif dari masyarakat sejak pertama kali dihadirkan. Dari total 45 perjalanan tersebut, Kelurahan Pulau Kelapa menjadi wilayah dengan jumlah pelayanan terbanyak yakni 16 kali perjalanan.

Kemudian Kelurahan Pulau Panggang sebanyak 11 kali, Kelurahan Pulau Tidung 9 kali, Kelurahan Pulau Harapan 6 kali, Kelurahan Pulau Untung Jawa 4 kali dan Kelurahan Pulau Pari satu kali.

Badri menegaskan layanan kapal jenazah diberikan secara gratis bagi warga yang memiliki KTP Kepulauan Seribu. Khususnya untuk mengantar jenazah warga yang meninggal dunia di daratan Jakarta dan akan dimakamkan di wilayah Kepulauan Seribu.

Menurut dia, warga yang ingin memanfaatkan layanan tersebut hanya perlu membawa fotokopi KTP Kepulauan Seribu. Kemudian, mengajukan surat permohonan melalui kelurahan atau kecamatan sesuai Surat Edaran Bupati Kepulauan Seribu Nomor 356 Tahun 2019 tentang Pemakaian Kapal untuk Mengantar Jenazah.
class=big_center
Kapal pengangkut jenazah gratis bagi warga Kabupaten Kepulauan Seribu. ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu.

Bagi warga yang membutuhkan layanan kapal jenazah, cukup membawa fotokopi KTP Kepulauan Seribu dan membuat surat permohonan ke pihak kelurahan atau kecamatan, kata Badri.

Dia berharap keberadaan kapal jenazah dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus meringankan beban keluarga yang tengah berduka.

Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat kapal ini agar dapat terus dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan. Kehadiran kapal jenazah merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat Kepulauan Seribu, ujar Badri.

(Anggi Tondi)