Danantara Perkuat Sinergi BUMN untuk Dukung Kopdes Merah Putih

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria. Foto: Metrotvnews.com/Fachri.

Danantara Perkuat Sinergi BUMN untuk Dukung Kopdes Merah Putih

Husen Miftahudin • 17 July 2026 10:25

Tanimbar, Maluku: Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria memperkuat sinergi antarperusahaan pelat merah untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah tersebut dilakukan agar koperasi mampu memberikan layanan yang lebih luas dan efektif bagi masyarakat desa.
 
"Sekarang ini integrasi KDKMP memang masih di tahap awal, jadi masih ada yang harus disempurnakan. Ke depan kita bakal terus benahi supaya sistemnya makin rapi, layanannya makin lengkap, dan masyarakat desa bisa merasakan manfaatnya secara langsung," ujar Dony dalam keterangannya, dikutip dari Antara, Jumat, 17 Juli 2026.
 
Menurut Dony, penyempurnaan sistem menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem koperasi desa yang mampu melayani berbagai kebutuhan masyarakat secara terpadu.
 
Pemerintah menyiapkan KDKMP tidak hanya sebagai koperasi, tetapi juga sebagai pusat layanan ekonomi masyarakat desa. Melalui jaringan koperasi yang tersebar di berbagai daerah, KDKMP akan mendukung distribusi sejumlah kebutuhan pokok, antara lain LPG 3 kilogram, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Minyakita, serta pupuk bersubsidi.
 
Selain itu, KDKMP juga akan menghadirkan berbagai layanan penunjang, seperti penyaluran pembiayaan Mekaar, layanan perbankan BRILink, hingga layanan logistik melalui Pos Indonesia. Integrasi layanan tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat desa terhadap layanan keuangan, distribusi logistik, dan kebutuhan dasar dalam satu ekosistem.
 



(Ilustrasi, Kopdes/Kel Merah Putih. Foto: dok Istimewa)
 

Danantara libatkan sejumlah BUMN

 
Untuk memperkuat operasional KDKMP, Dony menggelar pertemuan dengan jajaran direksi sejumlah BUMN. Pertemuan tersebut dihadiri Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Pupuk Indonesia, PTPN IV, RNI (ID FOOD), Perum Bulog, dan Agrinas Palma.
 
Agenda utama pertemuan adalah membahas penguatan kolaborasi antar-BUMN guna mendukung operasional KDKMP agar dapat memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat desa.
 
Dony menilai sinergi lintas BUMN menjadi fondasi penting dalam pengembangan KDKMP. Melalui kolaborasi tersebut, KDKMP diharapkan berkembang tidak hanya sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan, logistik, pembiayaan, serta berbagai program pemberdayaan.
 
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menghadirkan layanan yang lebih dekat, mudah diakses, dan merata bagi masyarakat di berbagai daerah.

(Husen Miftahudin)