Kerugian Akibat Banjir Bandang di Nagan Raya Capai Rp1,1 Triliun

Kondisi permukiman masyarakat rusak parah di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Antara Foto

Kerugian Akibat Banjir Bandang di Nagan Raya Capai Rp1,1 Triliun

Whisnu Mardiansyah • 8 February 2026 09:49

Nagan Raya: Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, menyatakan total kerusakan dan kerugian akibat bencana banjir bandang pada Rabu, 26 November 2025, mencapai lebih dari Rp1,1 triliun. Data tersebut telah disampaikan kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Data kerusakan dan kerugian akibat bencana alam banjir bandang ini sudah kita sampaikan ke pemerintah pusat, kita berharap semua kerusakan ini dapat diakomodir,” kata Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, didampingi Wakil Bupati Raja Sayang di Suka Makmue seperti dilansir Antara, Sabtu, 7 Februari 2026.

Bupati merinci besaran kerusakan per sektor. Kerusakan terbesar terjadi pada infrastruktur dengan nilai Rp572,7 miliar lebih. Disusul kerusakan dampak ekonomi sebesar Rp278,8 miliar lebih, kerusakan permukiman Rp131 miliar lebih, kerusakan sektor sosial Rp75,9 miliar lebih, dan kerusakan lintas sektor sebesar Rp39,6 miliar lebih.
 


Pemerintah daerah terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Aceh untuk melaporkan perkembangan pascabencana. Laporan kerusakan diharapkan menjadi pertimbangan untuk membangun kembali prasarana dan sarana yang rusak.

Sebelumnya, Pemkab Nagan Raya memastikan sebanyak 25.608 jiwa atau 8.325 kepala keluarga terdampak banjir bandang. Bencana tersebut juga menyebabkan tiga orang hilang dan satu orang meninggal dunia.


Jembatan darurat di Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, sudah dapat dilalui kendaraan roda dua. Foto: Istimewa

Fasilitas umum dan infrastruktur yang mengalami kerusakan meliputi 29 kantor, 3 rumah ibadah, 12 dayah/pesantren tradisional, 46 sekolah, 4 fasilitas kesehatan, 7 titik jalan, dan 3 unit jembatan putus.

Sementara itu, jumlah rumah terdampak mencapai 1.807 unit dengan rincian 487 unit rusak berat, 283 unit rusak sedang, dan 1.043 unit rusak ringan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)