Jarak Pandang Turun hingga 750 Meter, Sejumlah Penerbangan di Jambi Tertunda

Situasi penumpang di Bandara Sultan Thaha Saefuddin (STS), Kota Jambi, Senin, 14 September 2026. MI

Jarak Pandang Turun hingga 750 Meter, Sejumlah Penerbangan di Jambi Tertunda

Metro TV • 15 September 2026 11:59

Jambi: Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Saefuddin (STS) Jambi, Selasa pagi. Jarak pandang yang terbatas menyebabkan sejumlah jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat mengalami penundaan.

Kondisi jarak pandang (visibility) sempat menurun hingga 750 meter pada pagi hari. Angka tersebut berada di bawah batas minimal keselamatan penerbangan yang disebut pengelola bandara, yakni 1.800 meter.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengatakan tidak ada penerbangan yang dibatalkan akibat kabut asap. Namun, sejumlah penerbangan mengalami penundaan demi menjaga keselamatan operasional.

“Tidak ada pembatalan akibat gangguan kabut asap. Namun, penundaan. Untuk keberangkatan ada satu penerbangan, sementara untuk keberangkatan ada tiga penerbangan. Penundaan terjadi karena kondisi alam kabut asap. Kondisi pagi tadi sempat drop sampai 750 meter, sehingga menyebabkan penundaan keberangkatan,” kata General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi Ardon Marbun, Selasa, 15 September 2026.
 


Salah satu penerbangan yang terdampak ialah Batik Air dengan jadwal keberangkatan pukul 06.00 WIB. Pesawat tersebut sempat tertunda sekitar satu jam sebelum akhirnya diperbolehkan terbang. Ardon menambahkan, sejak Senin hingga Selasa, sedikitnya enam penerbangan mengalami penundaan akibat kondisi kabut asap.

Pengelola Bandara Sultan Thaha Jambi menyampaikan kondisi jarak pandang menjelang siang kembali membaik. Visibilitas telah melebihi 1.800 meter sehingga aktivitas penerbangan dapat kembali berlangsung secara aman.


Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. Foto: dok. MI.


Pihak otoritas bandara terus memantau pergerakan kabut asap di sekitar wilayah bandara. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan terhadap jadwal penerbangan berikutnya.

Pengelola bandara berharap kondisi cuaca terus membaik agar tidak terjadi penundaan susulan pada penerbangan siang maupun sore hari. (Untung Iskandar)

(Whisnu M)