Tim Satgas Karhutla BPBD Muara Enim memadamkan kebakaran lahan di Desa Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Rabu. ANTARA/HO/BPBD Muara Enim
Karhutla di 3 Desa Muara Enim Berhasil Dipadamkan
Lukman Diah Sari • 16 September 2026 16:46
Muara Enim: Tim Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga desa hingga padam total. Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim, Abdurrozieq Putra, mengatakan peristiwa karhutla tersebut melanda Desa Penanggiran di Kecamatan Gunung Megang, Desa Sukarami di Kecamatan Sungai Rotan, dan Desa Muaralawai Besar.
"Laporan karhutla kami terima pada Rabu, 16 September 2026, sekitar pukul 02.51 WIB," kata Abdurrozieq saat dihubungi dari Palembang, Rabu, 16 September 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Upaya cepat ini dilakukan agar kebakaran tidak meluas dan memicu bencana kabut asap. Proses pemadaman melibatkan tim gabungan dari BPBD Posko Induk, Dinas Pemadam Kebakaran Muara Enim, TNI, Polri, serta dibantu masyarakat setempat.
Petugas berjibaku memadamkan api dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu tangki suplai air berkapasitas 8.000 liter. Dikerahkan pula dua unit sepeda motor modifikasi penyemprot air, 26 gulung selang machino, empat buah nozzle, serta satu unit mesin jinjing.

Ilustrasi - Seorang warga berusaha memadamkan kebakaran lahan di Bangka. ANTARA/Aprionis
Tim gabungan menempuh jarak lebih dari 30 kilometer dari Posko Induk BPBD Muara Enim menuju lokasi untuk menjinakkan si jago merah.
"Alhamdulillah, kerja keras petugas di lapangan membuahkan hasil. Sejak pagi tadi api karhutla di tiga desa tersebut sudah padam total," tegas Abdurrozieq.
Hingga saat ini, para petugas masih bersiaga di lokasi untuk melakukan proses pendinginan. Langkah ini penting guna mencegah munculnya kembali titik api yang dapat memicu karhutla susulan.
"Mudah-mudahan segera turun hujan agar tidak ada lagi titik api, mengingat cukup banyak kejadian karhutla di Muara Enim sejak beberapa hari terakhir," pungkasnya.