Ilustrasi banjir. Foto: Dok. Antara.
171 Pompa Stasioner Disiagakan Hadapi Ancaman Rob di Pesisir Jakarta
Nattasya Amani Vrazeti • 1 October 2026 12:16
Jakarta: Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta melalui Suku Dinas SDA Jakarta Utara menyiagakan ratusan pompa stasioner yang tersebar di 56 lokasi wilayah Jakarta Utara. Pompa tersebut disiapkan untuk mengantisipasi banjir rob yang diprediksi melanda pesisir utara Jakarta pada 13-14 dan 25-31 Oktober 2026.
“Terdapat sebanyak 171 unit pompa stasioner di 56 lokasi wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara,” ujar Ketua Subkelompok Pengembangan Pesisir Pantai, Bidang Pengendalian Rob dan Pengembangan Pesisir Pantai Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Yursid Suryanegara, dalam keterangan tertulis, Kamis 1 Oktober 2026.
Dinas SDA DKI juga menyiapkan pompa mobile untuk menjangkau lokasi banjir yang tidak terlayani pompa stasioner.
Sejumlah daftar rumah pompa dan pintu air disiagakan antara lain Pintu Air Marina, Pompa/Polder Kali Asin, Rumah Pompa Pluit, Pompa Ancol, Pompa Junction PIK, Pompa Muara Angke, Pompa Pasar Ikan, Pompa Tanjungan, dan Pompa Polder Kamal.
Selain infrastruktur pengendali banjir, Satgas SDA atau Pasukan Biru dikerahkan intensif untuk memantau rutin guna memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali.
Selain itu, sembilan wilayah di pesisir utara Jakarta berpotensi mengalami banjir rob akibat pasang tertinggi air laut diprediksi terjadi pada 13-14 dan 25-31 Oktober 2026. Hal tersebut berdasarkan hasil pemodelan kondisi penurunan tanah, sea level rise, elevasi pesisir, dan pasang surut Teluk Jakarta.
“Pesisir utara Jakarta berpotensi mengalami banjir rob pada 13-14 dan 25-31 Oktober 2026,” ucap Yursid.

Ilustrasi banjir rob. Foto: Metrotvnews.com/Yurike.
Wilayah rentan yang masuk dalam daftar potensi genangan tersebut, meliputi Tanjungan, Muara Angke, Muara Baru, Pasar Ikan, Ancol Marina, JIS, Tanjung Priok, Kali Baru, dan Marunda.
Banjir rob diperkirakan ketinggian pasang mencapai 0,64 meter dari mean sea level (MSL) atau permukaan laut rata-rata sekitar pukul 15.00 WIB.
Menanggapi potensi tersebut, Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas SDA Jakarta Utara memastikan kesiagaan penuh di lapangan.
“Upaya mitigasi yang dilakukan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas SDA Jakarta Utara tetap melakukan penyiagaan dan pengoperasian pompa serta berbagai upaya antisipasi potensi banjir rob,” kata Yursid.
Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi genangan. Perkembangan kondisi banjir rob dapat dipantau berkala melalui laman resmi BPBD DKI Jakarta, aplikasi JAKI, atau dengan menghubungi layanan darurat 112 jika mendapati situasi mendesak.