Personel Direktorat Samapta Polda Gorontalo saat memadamkan kobaran api di lahan yang terjadi Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Rabu (07/10/2026). (ANTARA/HO-Dokumentasi Dit Samapta Polda Gorontalo)
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan di Bone Bolango, Penyebabnya Masih Diselidiki
Lukman Diah Sari • 7 October 2026 23:56
Gorontalo: Personel Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Gorontalo bersama tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan di Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Direktur Samapta Polda Gorontalo Kombespol Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti, mengatakan kebakaran tersebut terjadi di lahan dataran tinggi perbukitan yang didominasi pepohonan, rumput liar, serta semak belukar kering.
"Karena lokasinya yang tidak jauh dari jalan umum dan rumah penduduk, kobaran api sempat memicu kekhawatiran warga setempat," kata Kombespol Satrya, di Gorontalo, Rabu, 7 Oktober 2026, melansir Antara.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), personel Dit Samapta segera berkoordinasi dan bersinergi dengan personel dari Damkar, Polsek Suwawa, PMI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat sekitar untuk melokalisasi api dan melakukan pemadaman.
Ia menjelaskan bahwa proses pemadaman menghadapi tantangan berupa medan yang ekstrem di atas tebing perbukitan. Selanjutnya, kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, lalu disusul dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara tersembunyi yang tersisa.

Personel Direktorat Samapta Polda Gorontalo saat memadamkan kobaran api di lahan yang terjadi Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Rabu (07/10/2026). (ANTARA/HO-Dokumentasi Dit Samapta Polda Gorontalo)
Ia mengatakan, sampai dengan saat ini penyebab pasti dari peristiwa kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian setempat. Menyikapi insiden tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, tidak membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar, serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala, demi keselamatan bersama," pesan dia.