Menko Pangan Zulkifli Hasan meninjau KDKMP Desa Bumi Sari Natar Lampung Selatan. Foto: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Zulkifli Hasan: 10.070 Koperasi Merah Putih Sudah Beroperasi
Husen Miftahudin • 15 October 2026 14:10
Bandarlampung: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan sebanyak 10.070 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah beroperasi secara nasional. Pemerintah menargetkan jumlah koperasi yang beroperasi meningkat menjadi 35 ribu unit hingga akhir 2026.
"Hari ini Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih secara serentak beroperasi, dan selama delapan hari Presiden meminta untuk terus melakukan monitoring di lapangan," ujar Zulkifli di Lampung Selatan, dikutip dari Antara, Kamis, 15 Oktober 2026.
Zulkifli mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan kesiapan bangunan, sarana dan prasarana, serta pola operasional koperasi. Pemerintah juga mengevaluasi kelengkapan fasilitas dan barang yang tersedia untuk melayani kebutuhan masyarakat.
"Yang sudah beroperasi itu jumlahnya sebanyak 10.070 unit, dan yang sudah berdiri serta sudah jadi gedungnya itu jumlahnya sebanyak 28 ribu unit," kata dia.
Baca Juga :
Wamendes: 20% Keuntungan Kopdes Kembali ke Desa
Pemerintah targetkan 35 ribu koperasi beroperasi
Zulkifli menjelaskan pemerintah menargetkan sebanyak 35 ribu unit KDKMP dapat beroperasi hingga akhir tahun ini. Salah satu koperasi yang ditinjau berada di Desa Bumi Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Menurut dia, pengawasan terhadap koperasi yang telah beroperasi akan melibatkan sejumlah unsur pemerintah di daerah, termasuk Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam), kepala kepolisian daerah (Kapolda), gubernur, bupati, dan wali kota.
Pengawasan tersebut mencakup pemeriksaan kelengkapan barang serta kesiapan sarana dan prasarana agar koperasi dapat menjalankan layanan sesuai kebutuhan masyarakat.
Zulkifli mengakui pelaksanaan program KDKMP masih memerlukan evaluasi dan pengawasan berkala. Menurut dia, pelaksanaan program yang melibatkan berbagai instansi dan badan usaha milik negara (BUMN) membutuhkan koordinasi untuk memastikan layanan berjalan optimal.
"Dalam pekerjaan besar ini ada yang sudah berjalan bagus dan ada yang belum, karena ini melibatkan banyak instansi dan BUMN tentu pelayanannya tidak mudah dan memerlukan pengawasan serta memperlengkapi kekurangan secara berkala," tambah dia.
Ia mengatakan pemerintah akan terus memantau pelaksanaan program sekaligus membenahi kekurangan yang ditemukan di lapangan. Secara keseluruhan, pemerintah merencanakan pembentukan 80 ribu unit KDKMP di seluruh Indonesia.
(Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Foto: Antara)
Koperasi Merah Putih sediakan berbagai layanan
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Bumi Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, telah menyediakan sejumlah layanan bagi masyarakat.
Layanan tersebut meliputi penjualan LPG, agen BRILink, pupuk, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), apotek, layanan Kantor Pos, serta pembayaran tagihan listrik.
Zulkifli mengatakan pengembangan koperasi diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan dan layanan ekonomi.
Ia mengakui operasional koperasi masih perlu disempurnakan secara bertahap. Pemerintah berharap pengembangan program tersebut dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.