Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta di Kantor Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.
Cegah Rabies, Pemprov DKI Gelontorkan Rp6,4 Miliar untuk Vaksinasi Hewan
Muhammad Adyatma Damardjati • 10 October 2026 16:46
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp6,4 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk pencegahan rabies. Anggaran ini difokuskan untuk program vaksinasi gratis terhadap Hewan Penular Rabies (HPR).
"Pencegahan rabies menjadi prioritas yang didukung melalui APBD DKI Jakarta, termasuk penyediaan vaksin, operasional pelayanan, surveilans, dan kegiatan pengawasan kesehatan hewan. Besaran alokasi anggaran untuk pengendalian rabies di tahun 2026 dari APBD adalah sekitar Rp6,4 miliar," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Hasudungan Sidabalok saat dikonfirmasi Metrotvnews.com, Sabtu, 10 Oktober 2026.
"Pada tahun 2026, kami menargetkan vaksinasi terhadap 49.286 ekor hewan penular rabies," kata Hasudungan.
Hasudungan mengatakan, langkah mitigasi tetap perlu digencarkan meskipun Jakarta menyandang status bebas rabies. Namun, ancaman penyakit itu bisa muncul dari luar daerah.
Oleh karena itu, Pemprov DKI mengutamakan pencegahan dan deteksi dini. Selain vaksinasi rabies gratis, Dinas KPKP pun kerap melakukan aksi jemput bola hingga tingkat RT/RW.
"DKI Jakarta merupakan wilayah bebas rabies, tetapi tetap terancam risiko masuknya penyakit dari luar daerah. Karena itu, strategi kami mengutamakan pencegahan dan deteksi dini melalui vaksinasi rabies gratis secara rutin," ucap Hasudungan.

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan hewan di fasilitas Mobil Klinik Hewan. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.
Lebih lanjut, Dinas KPKP akan memaksimalkan Mobil Klinik Hewan Keliling agar pengendalian populasi dan pencegahan penyakit hewan dapat berjalan secara beriringan. Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan hewan bagi warga Jakarta.
"Tentu saja integrasi pelayanan vaksinasi rabies dan sterilisasi dapat dilakukan melalui Mobil Klinik Hewan Keliling, karena kedua kegiatan tersebut saling melengkapi dalam menjaga kesehatan hewan dan mengendalikan populasinya," terang Hasudungan.