Tujuh Wilayah di Kota Bekasi Terdampak Banjir, Tertinggi 110 Cm

Salah satu titik banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 20 Februari 2026. (Metrotvnews.com/Antonio)

Tujuh Wilayah di Kota Bekasi Terdampak Banjir, Tertinggi 110 Cm

Antonio • 20 February 2026 15:17

Bekasi: Sebanyak tujuh titik di Kota Bekasi, Jawa Barat, terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sejak Jumat pagi, 20 Februari 2026. Ketinggian air dilaporkan bervariasi antara 10 hingga 110 sentimeter.

"Genangan terjadi di tujuh titik wilayah Kota Bekasi. Sebagian besar lokasi menunjukkan tren penurunan," kata Kasie Darlog BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, di Bekasi, Jumat, 20 Februari 2026.

Berdasarkan data BPBD Kota Bekasi, hingga pukul 12.30 WIB, genangan yang terjadi di Perumahan Jatibening Permai, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, berangsur surut. Dari ketinggian awal 110 sentimeter menajdi 15 sentimeter per pukul 12.15 WIB.

Kemudian, genangan di RT 001, 007, dan 009 RW 03 Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria, dengan ketinggian 10–40 sentimeter dan masih dalam status monitoring. Selanjutnya, di Kampung Lebak, tinggi air mencapai 50 sentimeter di dataran atas dan 80 sentimeter di dataran bawah.

"Sebanyak 27 warga mengungsi ke Musala Jamiatul Khoir terdiri dari 15 dewasa, 10 balita dan 2 lansi. Saat ini status masih dalam pemantauan dan pendataan," ujar Idham. 

Selanjutnya, genangan setinggi 50 sentimeter terjadi di Perumahan Alamanda Indah RW 17, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria. Lalu, di Kompleks Dosen IKIP, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih dwngan ketinggian mencapai 60 sentimeter. 

Salah satu titik banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 20 Februari 2026. (Metrotvnews.com/Antonio)

Banjir juga terjadi di Perumahan Pejuang Jaya RW 15, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria dengan satu unit pompa aktif di lokasi. "Statusnya surut bertahap," ujar Idham.

Sementara itu, di Kampung Lengkak, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, tinggi genangan mencapai 50 sentimeter per pukul 12.13 WIB dan masih dalam monitoring perkembangan muka air.

"Ketinggian tertinggi tercatat di Perumahan Jatibening Permai (110 cm). Pompanisasi dan monitoring masih terus dilakukan," ujar Idham. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)