Kapal perang Amerika Serikat (AS). Foto: Anadolu
AS Serang Kapal Diduga Bawa Narkoba di Karibia, Tiga Orang Tewas
Muhammad Reyhansyah • 10 September 2026 19:30
Washington: Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap sebuah kapal yang diduga terlibat dalam perdagangan narkoba di Laut Karibia, menewaskan tiga orang.
Serangan tersebut menjadi bagian terbaru dari rangkaian operasi Washington yang menargetkan kapal-kapal yang disebut terkait jaringan perdagangan narkoba.
Dalam pernyataannya melalui platform X, Rabu, 9 September 2026, Komando Selatan AS (USSOUTHCOM) mengatakan pihaknya telah melakukan "serangan kinetik mematikan" terhadap sebuah kapal cepat yang beroperasi di jalur yang disebut biasa digunakan untuk perdagangan narkoba di Karibia.
Militer AS mengklaim memiliki intelijen yang telah dikonfirmasi mengenai keterlibatan aktif kapal tersebut dalam perdagangan narkoba.
Namun, Washington tidak memberikan rincian mengenai identitas kapal maupun orang-orang yang berada di dalamnya.
"Tiga narco-terrorists tewas," kata militer AS, dikutip dari TRT World.
Pemerintahan Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan kapal-kapal yang menjadi sasaran serangan AS sejak September 2025 digunakan untuk mengangkut narkotika.
Serangkaian serangan terhadap kapal di Laut Karibia dan Pasifik Timur telah menewaskan lebih dari 220 orang menurut militer AS. Secara keseluruhan, sejumlah laporan menyebut sedikitnya 230 orang telah tewas sejak operasi tersebut dimulai sekitar setahun lalu.
Namun, para ahli dan kelompok pembela hak asasi manusia di Amerika Serikat maupun negara lain mempertanyakan dasar hukum serangan-serangan tersebut.