Tim SAR Kembali Temukan Pelampung di Sekitar Anak Krakatau

Seorang petugas tim SAR gabungan membuka pelampung hasil temuan pada Kamis, 10 September 2026, yang diidentifikasi di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat, 11 September 2026. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.

Tim SAR Kembali Temukan Pelampung di Sekitar Anak Krakatau

Silvana Febiari • 11 September 2026 22:29

Pandeglang: Tim SAR gabungan kembali menemukan pelampung (life jacket) dalam operasi hari keempat pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak dalam misi peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Temuan tersebut diserahkan kepada tim Kantor SAR di Posko Anjungan.

"Untuk Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer, lepas dari Dermaga Pelindo Ciwandan pada pukul 09.00 untuk searching (mencari), dan pada pukul 14.45 KAL Anyer menemukan kembali satu buah life jacket yang berwarna oranye. Kapal telah sandar kembali di Dermaga Ciwandan," kata Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad di Pandeglang, dilansir dari Antara, Jumat, 11 September 2026.

Sementara itu, Danlanal Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani menjelaskan posisi penemuan tersebut berada di sebelah timur dari Gunung Anak Krakatau dengan jarak kurang lebih 16,2 NM (Nautical Mile).


"Atau kalau dari posisi penemuan (pelampung) yang pertama itu, dari posisi penemuan pertama itu berada di barat daya dari posisi penemuan pertama," ujarnya.

Namun, Wawan menegaskan pelampung tersebut masih dalam proses identifikasi. Temuan itu belum dapat dipastikan berkaitan dengan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang.

"Karena begitu barang ditemukan, kapal telah sandar, langsung diserahkan proses serah terima kepada tim Basarnas yang berada di Posko Anjungan di Beban Ciwandan untuk selanjutnya ditindaklanjuti identifikasi oleh rekan-rekan dari Polairud maupun dari Polri," tuturnya.


Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyampaikan laporan hasil pencarian hari keempat lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Pos SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat, 11 September 2026. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.


Peristiwa hilangnya lima jurnalis dan tiga awak kapal bermula ketika rombongan jurnalis berangkat menggunakan speedboat (kapal cepat) dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, sekitar pukul 14.00 WIB, Senin, 7 September 2026. Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik di wilayah tersebut.

Lima jurnalis yang berada dalam kapal cepat tersebut telah terdata. Mereka adalah M. Bagus Khoirunnas (pewarta foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (pewarta foto Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (pewarta foto iNews.id), Firdaus Wajidi (jurnalis Kantor Berita Anadolu), dan Donal Husni ( pewarta foto lepas).

Selain lima jurnalis, terdapat tiga orang lain yang berada di dalam kapal yakni nakhoda, Anak Buah Kapal (ABK), dan seorang pemandu.

(Silvana Febiari)