Menteri PU: Pemulihan Pascabencana di Sumatra Terus Berjalan

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (tengah) berdialog dengan relawan pada kegiatan Silaturahmi Generasi Muda Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Kamis (9/4/2026). ANTARA/Aria Ananda

Menteri PU: Pemulihan Pascabencana di Sumatra Terus Berjalan

Achmad Zulfikar Fazli • 9 April 2026 17:30

Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memastikan penanganan pascabencana termasuk pemulihan akses dan infrastruktur di wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), terus berjalan. Penugasan penanganan bencana masih berlangsung hingga April 2026, dengan sistem rotasi bagi para relawan dan pegawai di lapangan.

"Pekerjaan kita di Aceh belum selesai di Sumut dan Sumbar belum selesai," kata Dody dalam kegiatan Silaturahmi Generasi Muda Kementerian PU di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 9 April 2026.

Dody mengapresiasi para relawan Kementerian PU yang telah terlibat langsung dalam penanganan bencana, termasuk dalam pemulihan akses jalan dan infrastruktur dasar di wilayah terdampak.

"Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman atas pengabdiannya selama beberapa minggu kemarin. Tetap semangat karena ke depan masih banyak yang harus kita kerjakan dan negara masih membutuhkan jasa dari teman-teman sekalian," ujar dia.

Dia menekankan pentingnya peran aparatur sipil negara (ASN) dalam memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana.

Menurut dia, tugas Kementerian PU tidak terbatas pada penanganan bencana, tetapi juga mencakup penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan akses air bersih di berbagai daerah.

"Masih ada masalah kekurangan jembatan, penyediaan air bersih. Jadi yang kita kerjakan itu dalam pelayanan. Negara hadir manakala rakyatnya itu membutuhkan," ucap Dody.


Evakuasi korban longsor di Kecamatan Sembahe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Metro TV

Baca Juga: 

Pemulihan Pascabanjir Aceh Capai 92%, Pembersihan Lumpur Hampir Tuntas

Sebelumnya, Kementerian PU mencatat pada akhir Februari 2026, progres penanganan pascabencana di Sumatra menunjukkan capaian signifikan di berbagai sektok. Di antaranya, layanan air baku dan air bersih telah mencapai sekitar 71 persen, serta 153 dari 176 sistem penyediaan air minum telah kembali berfungsi.

Di sektor konektivitas, seluruh jalan dan jembatan nasional terdampak telah kembali berfungsi 100 persen. Sementara itu, jalan daerah mencapai sekitar 93 persen dan jembatan daerah sekitar 63 persen.

Pemulihan infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mengembangkan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak bencana. Dody juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor di internal kementerian agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan lebih optimal.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah relawan berbagi pengalaman di lapangan, mulai dari keterbatasan fasilitas hingga tantangan fisik dan mental selama bertugas di wilayah terdampak bencana. Namun, mereka mengaku bangga dapat berkontribusi dalam pemulihan infrastruktur dan membantu masyarakat terdampak bencana kembali beraktivitas.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)