Korea Selatan dan Tiongkok Punya Vaksin Hantavirus, Bagaimana Efikasinya?

Ilustrasi Pexels

Korea Selatan dan Tiongkok Punya Vaksin Hantavirus, Bagaimana Efikasinya?

Muhamad Marup • 19 May 2026 13:11

Jakarta: Temuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait kasus hantavirus di kapal pesiar menimbulkan keresahan di masyarakat. Bukan hanya karena kasus tersebut menyebabkan kematian, tapi hingga saat ini belum ada pengobatan spesifik terkait virus yang berasal dari hewan pengerat seperti tikus tersebut.

Mengutip laman WHO, tidak ada pengobatan antivirus spesifik atau vaksin berlisensi untuk infeksi hantavirus. Beberapa perusahaan vaksin seperti Moderna masih dalam tahap pengembangan vaksin.

Meski demikian, Korea Selatan dan Tiongkok sudah memiliki vaksin hantavirus. Kedua vaksin dari negara tersebut sama-sama dikembangkan melalui metode inactivated virus atau virus yang dimatikan.

Melansir National Institute of Health, berikut ini penjelasan kedua vaksin tersebut.

Hantavax

Hantavax mulai dikembangkan sejak tahun 1980-an dan diproduksi secara komersial pada tahun 1990. Dampak vaksin tersebut terhadap hantavirus  di Korea cukup signifikan karena berhasil menurunkan jumlah perawatan pasien di rumah sakit dari 1234 pada tahun 1991 menjadi 415 pada tahun 1997.

Meskipun menimbulkan respons yang kuat segera setelah dosis penguat (97% serokonversi 30 hari setelah dosis penguat), hanya 50% sukarelawan yang memiliki antibodi penetralisir 1 tahun setelah dosis penguat.

Dalam pemberian vaksin 3 dosis, telah dicatat bahwa vaksinasi Hantavax belum berhasil menunjukkan pengurangan yang signifikan secara statistik dalam tingkat keparahan penyakit Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS). Meski demikian, vaksinasi, di samping tindakan pencegahan lainnya, telah menurunkan jumlah kasus HFRS.

Vaksin HRFS


Ilustrasi Pexels


Vaksin HRFS Tiongkok mulai diproduksi pada tahun 1994 dan disetujui oleh Farmakope Tiongkok pada tahun 2005. Sejak tahun 2008, pemerintah Tiongkok telah menerapkan program imunisasi yang diperluas yang menargetkan HFRS.

Tiongkok menggunakan sekitar 2 juta dosis vaksin HFRS setiap tahun. Kasus HFRS telah menurun secara signifikan menjadi kurang dari 20.000 per tahun. 

Setelah skema vaksinasi awal 3 dosis pada hari ke-0, hari ke-15, dan tahun ke-1, 90% subjek mempertahankan tingkat positif titer antibodi penetralisir 33 bulan setelah dosis penguat

Kedua negara sudah menggunakan kedua vaksin tersebut dalam penanganan Hantavirus masing-masing. Karena penggunaan keduanya bersifat lokal, kedua vaksin tersebut belum bisa digunakan di negara-negara lain.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)