Sokong UMKM untuk Memperkuat Konsumsi Rumah Tangga

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Iqbal Shoffan Shofwan (kiri). Metro TV/Richard Alkhalik

Sokong UMKM untuk Memperkuat Konsumsi Rumah Tangga

Richard Alkhalik • 22 May 2026 10:10

Jakarta: Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Iqbal Shoffan Shofwan menilai ekosistem pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas yang dilakukan oleh Sampoerna Retail Community (SRC) merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga nasional.

Iqbal membedah struktur pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,61 persen. Dari angka tersebut, ia mengatakan 54,36 persennya disumbang oleh konsumsi rumah tangga yang digerakkan oleh sektor ritel.

“Terakhir kan 5,61 persen dengan segala penempatannya dari 5,61 persen itu konsumsi rumah tangga itu menyumbang 54,36 persen artinya apa? Ini yang memainkan peran utama itu adalah ritel-ritel baik retail dalam konteks modern maupun ritel dalam konteks tradisional,” papar Iqbal, dalam Talkshow HUT ke-18 SRC, di Kawasan Hotel Borobudur Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.

Iqbal secara khusus memuji rekam jejak ekspansi SRC yang rata-rata berhasil merangkul dan membina belasan ribu toko kelontong setiap tahunnya untuk naik kelas di seluruh Indonesia.

Rincian saat ini yang disampaikan oleh Direktur PT HM Sampoerna Tbk Yohan Lesmana Tjhin terdapat lebih dari 250 ribu toko yang didukung untuk mendapatkan pendampingan oleh SRC, lebih dari 6.300 mitra dan terhubung melalui lebih dari 10 ribu pangguyuban SRC di seluruh Indonesia.

“Apa yang sedang dilakukan dan telah dilakukan oleh SRC selama 18 tahun itu sesungguhnya men-scale up dan mengakselerasi,” kata Iqbal.



(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Peningkatan literasi digital

Iqbal menyoroti upaya peningkatan literasi digital di kalangan mitra SRC seperti penggunan sistem pembayaran digital di warung kelontong akan memberikan keuntungan bagi pemerintah melacak perputaran uang di masyarakat serta memberikan kemudahan bagi konsumen.

Selain digitalisasi pembayaran, Iqbal juga mendukung terhadap inovasi “Pojok Lokal” yang mewadahi produk-produk UMKM sekitar di toko mitra SRC untuk meningkatkan nilai jual produk industri rumahan. Dalam paparannya ia mengusulkan adanya strategi kurasi silang antarwilayah dengan memanfaatkan jaringan 250 ribu gerai SRC.

“Maksudnya begini kita kurasi SRC dan pemerintah daerah dan pemerintah pusat kemudian misalnya ada sambal tadi di Cireunde instead of dijual di Cireunde kenapa enggak kita jual di Bogor atau di Bandar Lampung. SRC dengan networking 250 ribu gerai yang dimiliki dan sistem yang proven itu bisa kita sistemasi sehingga kita juga memberikan pengenalan-pengenalan produk baru ke warga di luar,” jelasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)