Dorong UMKM Naik Kelas, Pemerintah Siapkan Skema Bunga Rendah dan Vokasi

Plt Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dida Gardera (kanan). Metro TV/Richard Alkhalik

Dorong UMKM Naik Kelas, Pemerintah Siapkan Skema Bunga Rendah dan Vokasi

Richard Alkhalik • 22 May 2026 08:52

Jakarta: Plt Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dida Gardera akan mengupayakan skema kebijakan yang mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas melalui penurunan suku bunga untuk kredit ultra mikro dan program vokasi.

Dida mengapresiasi langkah nyata Sampoerna Retail Community (SRC) yang sukses mendampingi ratusan ribu toko kelontong untuk naik kelas. Menurut dia, dari total 64 juta unit UMKM di Indonesia, 99,7 persennya adalah usaha mikro yang membutuhkan dukungan pembiayaan dan pembinaan agar bisa naik kelas agar dapat memproduksi lebih banyak tenaga kerja.

“Kita mempunyai beberapa skema kebijakan. Yang pertama tentu kredit usaha rakyat ini apa namanya tahun lalu itu sekitar hampir Rp400 triliun kita salurkan. Dan kalau demandnya meningkat tentu kita akan tingkatkan juga dari tahun ke tahun,” kata Dida, dalam Talkshow HUT ke-18 SRC, di Kawasan Hotel Borobudur Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.



(Ilustrasi mitra Sampoerna Retail Community (SRC). Metro TV/Richard Alkhalik?)

Peningkatan SDM di sektor ritel

Selain dukungan pembiayaan untuk menaikkan kelas UMKM, Dida juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor ritel tradisional melalui sinergi lintas kementerian agar pelaku usaha mendapatkan pengetahuan bisnis.

“Kita juga dengan pemerintah-pemerintah kerja punya program vokasi. Jadi yang harapannya nanti para pekerja tentu yang bekerja di toko retail kadang-kadang mungkin sampai 5-10 tahun tapi dia harusnya mendapatkan pelatihan up-skilling di bidang apapun sehingga dia bisa nantinya maju membuat usaha sendiri di bidang apapun,” tambah Dida.

Dalam paparannya Dida mengungkapkan akan berupaya untuk melakukan upaya penurunan bunga untuk pelaku usaha sesuai dengan arahan Presiden yang selama ini bunga yang ditetapkan kerap mencekik pelaku usaha ultra mikro.

“Dan kemarin juga Pak Presiden juga sudah menyampaikan kita akan menurunkan lagi bunga yang untuk level ultra mikro, ini jatuhnya ke masyarakat itu sangat-sangat tinggi masih belasan bahkan sampai 20 persen karena mereka bayarnya kan harian, mingguan jadi juga akan coba kita turunkan,” kata Dida.

Ia juga menambahkan nantinya untuk menjalankan program vokasi akan menghubungkan kesamaan program dengan di Kementerian Ketenagakerjaan untuk dapat menjalankan program dengan optimal dalam menciptakan iklim UMKM naik kelas.

“Jadi saya pikir nanti kita link and match kan dengan program-program di teman-teman keternagakerjaan,” jelas dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)