September 2026 Banyak Hari Besar, Ada Libur Nasional?

Ilustrasi September. Foto: Pexels

September 2026 Banyak Hari Besar, Ada Libur Nasional?

Muhamad Marup • 2 September 2026 20:17

Jakarta: Bulan September 2026 memiliki berbagai hari besar yang dapat diperingati sepanjang bulan. Tidak hanya hari besar nasional, tapi juga internasional.

Setiap hari besar memiliki sejarah dan latar belakang tersendiri hingga akhirnya ditetapkan sebagai sebuah hari besar. Peringatannya diisi dengan momentum perayaan keagamaan, kesehatan, perjuangan, dan juga olahraga.

Peringatan tersebut merupakan pengingat bagi masyarakat terhadap berbagai peristiwa, tokoh, maupun isu penting yang memiliki makna bagi kehidupan sosial dan kemanusiaan.

Berikut merupakan daftar hari besar nasional dan internasional di Bulan September 2026.

Hari Besar Nasional September 2026

Berikut sejumlah hari besar nasional yang diperingati sepanjang September 2026:

  • 1 September: Hari Polisi Wanita (Polwan)
  • 3 September: Hari Palang Merah Indonesia (PMI)
  • 4 September: Hari Pelanggan Nasional
  • 8 September: Hari Pamong Praja
  • 9 September: Hari Olahraga Nasional (Haornas)
  • 11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
  • 14 September: Hari Kunjung Perpustakaan
  • 17 September: Hari Perhubungan Nasional dan Hari Palang Merah Nasional
  • 24 September: Hari Agraria Nasional/Hari Tani Nasional
  • 26 September: Hari Statistik
  • 27 September: Hari Bhakti Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)
  • 28 September: Hari Kereta Api
  • 29 September: Hari Sarjana Nasional
  • 30 September: Peringatan G30S/PKI.
Daftar 36 Hari Besar Nasional dan Internasional di September 2026

Ilustrasi Pexels

Hari Besar Internasional September 2026

Selain peringatan nasional, terdapat sejumlah hari besar internasional yang diperingati pada September 2026, di antaranya:

  • 2 September: Hari Kelapa Sedunia
  • 3 September: Hari Gedung Pencakar Langit
  • 5 September: Hari Amal Internasional
  • 7 September: Hari Udara Bersih Internasional untuk Langit Biru dan Hari Kerja Sama Kepolisian Internasional
  • 8 September: Hari Aksara Internasional dan Hari Fisioterapi Sedunia
  • 9 September: Hari Internasional untuk Melindungi Pendidikan dari Serangan
  • 10 September: Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia
  • 12 September: Hari PBB untuk Kerja Sama Selatan-Selatan
  • 15 September: Hari Demokrasi Internasional
  • 16 September: Hari Internasional untuk Pelestarian Lapisan Ozon dan Hari Internasional Sains, Teknologi, dan Inovasi untuk Negara-negara Selatan
  • 17 September: Hari Keselamatan Pasien Sedunia
  • 18 September: Hari Kesetaraan Upah Internasional
  • 20 September: Hari Aksi Bersih Sedunia
  • 21 September: Hari Perdamaian Internasional dan Hari Alzheimer Sedunia
  • 23 September: Hari Bahasa Isyarat Internasional
  • 24 September: Hari Maritim Sedunia
  • 25 September: Hari Apoteker Sedunia
  • 26 September: Hari Internasional untuk Penghapusan Total Senjata Nuklir
  • 27 September: Hari Pariwisata Sedunia
  • 28 September: Hari Internasional untuk Akses Universal terhadap Informasi dan Hari Rabies Sedunia
  • 29 September: Hari Kesadaran Internasional tentang Kehilangan dan Pemborosan Pangan serta Hari Jantung Sedunia
  • 30 September: Hari Penerjemahan Internasional.

Apakah Hari Besar Menjadi Libur Nasional?

Bulan September diisi dengan begitu banyak perayaan hingga sering kali dikaitkan dengan isu libur nasional. Namun, suatu tanggal yang tercatat sebagai hari besar nasional atau internasional, tidak otomatis ditetapkan menjadi hari libur nasional.

Status hari libur nasional perlu mengacu pada daftar resmi pemerintah untuk tahun 2026. Sejauh ini hari besar pada bulan September 2026 belum ada yang ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh pemerintah Indonesia.

Pentingnya Mengetahui Hari Besar

Setiap hari besar yang tercantum dalam kalender memiliki sejarah dan latar belakang tersendiri. Peringatan tersebut umumnya lahir dari berbagai peristiwa penting yang membawa perubahan besar, baik dalam kehidupan sosial, budaya, kesehatan, keagamaan, maupun perjuangan masyarakat.

Dengan mengetahui sejarah dan makna di balik setiap peringatan, masyarakat tidak hanya mengetahui tanggal, tetapi juga dapat memahami alasan momentum tersebut diperingati setiap tahunnya.


(Yaumil Tianri Rahmi)

(Muhamad Marup)