im SAR gabungan melakukan pencarian korban banjir bandang di Solok, Sumatra Barat (Sumbar), Kamis, 24 September 2026. ANTARA/HO-SARPadang
Tim SAR Fokus Cari Korban Banjir Bandang di Belakang Kantor Bupati Solok
Silvana Febiari • 24 September 2026 18:50
Solok: Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan terus melanjutkan operasi pencarian terhadap korban banjir bandang yang terjadi di Solok, Sumatra Barat (Sumbar). Operasi pencarian pada hari ketiga itu difokuskan di belakang Kantor Bupati Solok dan dilanjutkan ke arah Jalan Pintu Angin.
"Pencarian oleh tim gabungan masih terus dilakukan sampai hari ini di Solok," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang Abdul Malik di Padang, dilansir dari Antara, Kamis, 24 September 2026.
Dalam upaya pencarian itu tim SAR gabungan tampak menyusuri aliran sungai, melintasi aliran air, melewati bebatuan hingga lumpur dengan berjalan kaki. Pencarian melibatkan SAR Padang, personel Brimob Polda Sumbar, BPBD, TNI, dan turut diperkuat oleh unit Satwa Pelacak milik Polda Sumbar.
Berdasarkan data awal dampak kejadian bencana banjir bandang di Solok, jumlah warga yang dilaporkan hilang ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang sebanyak dua orang. Sehari setelah kejadian, satu korban berhasil ditemukan tim gabungan di aliran sungai dalam keadaan meninggal dunia.
Jika berpijak pada data awal, satu korban masih dalam pencarian. Sementara korban yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan di rumah sakit.
.jpg)
Foto udara sejumlah alat berat melakukan pembersihan material sisa bencana banjir bandang di Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Selasa, 22 September 2026. ANTARA/Fandi Yogari
Bencana banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Solok pada Senin malam, 21 September 2026. Bencana tersebut menimbulkan berbagai dampak setelah bencana.
Dampaknya terjadi pada sejumlah fasilitas perkantoran pemerintah. Sedikitnya 11 kantor dinas mengalami dampak kerusakan cukup berat.
Pemerintah Kabupaten Solok kini telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan terhitung sejak 22 September 2026.