Mendiktisaintek Utamakan 3 Hal untuk Optimalisasi Pengelolaan Gambut

Mendiktisaintek Brian Yuliarto. Foto: Antara.

Mendiktisaintek Utamakan 3 Hal untuk Optimalisasi Pengelolaan Gambut

Anggi Tondi Martaon • 25 September 2026 13:55

Jakarta: Pengelolaan lahan gambut perlu memperhatikan setidaknya tiga aspek. Ketiga poin tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun pengelolaan lahan gambut yang lebih terarah.

Hal tersebut dikatakan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dalam Focus Group Discussion (FGD) Lahan Gambut untuk membahas pengelolaan, pencegahan, dan mitigasi kebakaran lahan gambut berbasis ilmu pengetahuan, Kamis, 24 September 2026.

"Ada tiga aspek. Pertama, bagaimana pemanfaatan lahan gambut. Yang kedua, bagaimana mendeteksi dini, bagaimana monitoring sehingga tidak terlalu lama. Yang ketiga adalah bagaimana ketika sudah melakukan pemadamannya," kata Brian dikutip dari Antara, Jumat, 25 September 2026.

Mendiktisaintek menyebut ketiga aspek tersebut menjadi langkah awal untuk menyusun dan mendiskusikan berbagai upaya terkait pengelolaan lahan gambut.

Sementara itu, ahli gambut dari Universitas Riau, Sigit Sutikno, mengatakan bahwa pencegahan menjadi kunci dalam penanganan kebakaran lahan gambut. Menurut dia, kondisi gambut yang sebagian besar terdiri atas air membuat pengelolaan keseimbangan air menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran.

"Kita semua tahu bahwa gambut 90 persen air. Jadi permasalahan kebakaran itu permasalahan air, bagaimana kita menjaga gambut tetap basah. Jadi bagaimana kita memiliki air yang berlebih bisa kita kelola dengan baik, membasahi dan emergency-nya memadamkan," kata Sigit.

Sedangkan ahli dari Nottingham University, Bagus Muljadi memaparkan, pengembangan model untuk mengidentifikasi tingkat kerentanan gambut terhadap kebakaran dengan memanfaatkan sejumlah variabel, antara lain suhu udara, kelembaban, tinggi muka air, dan curah hujan.

Pengembangan tersebut diarahkan untuk mendukung deteksi dini dan pemantauan kondisi gambut.

Melalui diskusi ini, Kemdiktisaintek mendorong pemanfaatan hasil riset dan data sebagai pijakan untuk memperkuat pengelolaan, pencegahan, dan mitigasi kebakaran lahan gambut secara lebih terintegrasi.

(Anggi Tondi)