Buntut Ledakan Petasan di Semarang yang Tewaskan Bocah, Polisi Ringkus Penjual Bahan Baku

Petugas inafis mengamankan sejumlah petasan jenis kembang api dari sebuah rumah di wilayah Tambakrejo, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026). ANTARA/I.C. Senjaya

Buntut Ledakan Petasan di Semarang yang Tewaskan Bocah, Polisi Ringkus Penjual Bahan Baku

Lukman Diah Sari • 31 March 2026 08:45

Semarang: Polrestabes Semarang menetapkan penjual bahan baku petasan berinisial SR, 38, sebagai tersangka dalam kasus ledakan sebuah rumah di Kampung Tambakrejo, Kota Semarang, Jumat, 20 Maret 2026, yang menewaskan seorang anak berinisial GSP, 9. Kepala Seksi Humas Polrestabes Semarang Kompol Agung Setiyo Budi mengatakan, tersangka SR yang merupakan warga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diamankan pada 25 Maret 2026.

"Tersangka menjual bahan peledak dengan cara menawarkan melalui media sosial," kata Agung di Semarang, Senin, 30 Maret 2026, melansir Antara.



Polres Pekalongan sedang melakukan proses olah tempat kejasian perkara atas kasus ledakan petasan di Kota Pekalongan, Sabtu, 21 Maret 2026. ANTARA/HO-Humas Polres Pekalongan Kota

Selain tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti bahan kimia seperti bubuk pupuk, bubuk aluminium, dan belerang dengan berat masing-masing sekitar 250 gram. Agung mengatakan, tersangka dijerat dengan undang-undang tentang penyalahgunaan bahan peledak.

Saat ini penyidik masih mengembangkan kemungkinan adanya jaringan penjual bahan peledak yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan petasan.

Sebelumnya, Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan pada sebuah rumah di Kampung Tambakrejo, Kota Semarang, yang diduga diakibatkan bahan pembuat petasan. Kasubdit Fisika dan Komputer Forensik Bidang Labfor Polda Jawa Tengah AKBP Totok Tri Kusuma mengatakan pemeriksaan dilakukan di salah satu kamar rumah milik R yang diduga menjadi lokasi terjadinya ledakan.

Dari kamar tersebut, kata dia, ditemukan kubah ledakan dengan diameter antara 25 hingga 30 cm. Dalam olah TKP tersebut, lanjut dia, petugas tidak menemukan bahan petasan yang masih dalam kondisi utuh.

"Kami hanya menemukan bahan sisa-sisa ledakan. Untuk jenisnya masih akan didalami," kata dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)