Serangan Drone Israel di Kota Gaza Tewaskan Dua Warga Palestina

Sebuah ambulans beroperasi di Jalur Gaza. (Anadolu Agency)

Serangan Drone Israel di Kota Gaza Tewaskan Dua Warga Palestina

Willy Haryono • 30 March 2026 09:32

Gaza: Dua warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangan pesawat tanpa awak (drone) militer Israel di wilayah selatan Kota Gaza pada Senin dini hari, 30 Maret 2026.

Serangan tersebut merupakan kelanjutan dari pelanggaran terbaru Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata yang masih berlaku di Gaza.

Sumber medis dari Rumah Sakit Al-Ahli Baptist mengonfirmasi kepada kantor berita Anadolu bahwa serangan tersebut menargetkan sekelompok warga di dekat persimpangan Asqoula, lingkungan Zeitoun. Selain korban tewas, serangan tersebut juga menyebabkan satu warga lainnya mengalami luka kritis.

Selain serangan udara, militer Israel dilaporkan melakukan pergerakan darat dan artileri di beberapa wilayah strategis. Saksi mata menyebut tentara Israel menghancurkan sejumlah gedung dan fasilitas di lingkungan Al-Tuffah, sebelah timur Kota Gaza.

Penembakan artileri dilaporkan menyasar wilayah timur Deir al-Balah serta Khan Younis di bagian tengah dan selatan Gaza. Sejak Minggu pagi, jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di seluruh Jalur Gaza telah mencapai 11 orang.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina, pelanggaran harian terhadap gencatan senjata yang dimulai sejak 10 Oktober tahun lalu terus terjadi. Hingga 18 Maret 2026, serangan-serangan tersebut telah menewaskan sedikitnya 691 orang dan melukai 1.876 lainnya.

Konflik berkepanjangan yang pecah sejak Oktober 2023 telah membawa dampak kemanusiaan yang sangat besar bagi Jalur Gaza. Lebih dari 72.000 warga Palestina tewas dan sekitar 172.000 lainnya luka-luka dalam rentang waktu tersebut. Sekitar 90 persen infrastruktur sipil di wilayah kantong tersebut dilaporkan hancur total akibat gempuran militer.

Situasi di Gaza tetap tegang meskipun terdapat kesepakatan penghentian permusuhan. Masyarakat internasional terus menyerukan kepatuhan penuh terhadap gencatan senjata guna mencegah jatuhnya lebih banyak korban sipil dan memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan yang mendesak. (Kelvin Yurcel)

Baca juga: Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 6 Orang, Termasuk 3 Polisi

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)