Gibran Tegaskan Perintah Presiden Prabowo: Cabut Izin Tambang Jika Terbukti Picu Banjir!

Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka (tengah) berkeliling mendatangi rumah warga yang terdampak banjir di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

Gibran Tegaskan Perintah Presiden Prabowo: Cabut Izin Tambang Jika Terbukti Picu Banjir!

Achmad Zulfikar Fazli • 8 January 2026 20:29

Banjar: Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menindak tegas perusahaan pertambangan yang terbukti merusak lingkungan dan memicu bencana banjir. Tindak tegas tersebut berupa penghentian izin usaha.

“Bapak Presiden sudah tegas, ada perusahaan yang salah langsung stop perzinannya, akan diambil alih oleh pemerintah,” kata Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka saat berdialog dengan mahasiswa usai meninjau banjir di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dilansir dari Antara, Kamis, 8 Januari 2026.

Hal ini disampaikan Wapres Gibran setelah mendengar aspirasi aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel yang mengkritik Pemprov Kalsel terkait pengawasan tata kelola lingkungan perusahaan tambang. Perusahaan tambang itu dinilai turut andil memicu banjir.

“Masalah perizinan tambang, kalau ada di list (diduga memicu banjir karena merusak lingkungan), Bapak Presiden pasti menghentikan izin perusahaannya,” tegas Wapres.

Setelah meninjau warga terdampak banjir di Kabupaten Banjar dan Balangan, serta berdiskusi dengan pejabat di daerah, Wapres Gibran menilai adanya pendangkalan sungai di berbagai titik yang turut memicu banjir ketika musim hujan tiba seperti sekarang ini.

“Sungai di Kalsel ini mungkin ada pendangkalan, lalu kawasan sungai beralih fungsi jadi perumahan, masalah tambang, alih fungsi lahan dan lainnya,” ungkap Wapres Gibran.
 

Baca Juga: 

Cek Lokasi Banjir Balangan, Wapres Dorong Pemulihan Aktivitas Belajar Mengajar



Setelah meninjau titik banjir di Kabupaten Banjar, Wapres Gibran menilai banjir terulang kembali di daerah itu, dan diperkirakan banjir bakal surut dalam waktu lama yang dipicu berbagai sebab. Apalagi, lanjut dia, curah hujan masih tinggi di daerah itu, karena musim penghujan berdasarkan laporan BMKG.

“Banjir ini surutnya lama ini (di Kabupaten Banjar), saya prihatin. Kami akan carikan solusi ya, ini peninjauan ada juga Kepala Basarnas,” ujar  Wapres Gibran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)